Senin, 28 Juni 2021 19:13 WIB

Kapolresta Deli Serdang Paparkan Penjaga Toko Elektronik Dibuang Dari Mobil Toyota Avanza Di Jalan Arteri Kuala Namu

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :370 kali dibaca | Durasi baca : 4 Menit

Pelaku membayar sebesar Rp 600 ratus ribu selama 2 hari. Setelah pelaku berhasil meminjam/merental pemilik Mobil Avanza tersebut, kedua pelaku pergi ke daerah Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang untuk mencuci AC dengan menggunakan mobil rental tersebut dan setelah itu kedua pelaku pulang kerumah.

MEDIASUMATERA.ID-DELI SERDANG : Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, didampingi Bupati Kabupaten Deli Serdang H. Azhari Tambunan, Kasdim  Mayor Okto, Kabid Humas Polda Sumut Kombel Pol  Hadi Wahyudi SIK, SH Konferensi Pers di Aula Tribata terbuka Polresta Deli Serdang.senin, (28/6/2021)

Dalam paparannya menerangkang Tim gabungan dari Polda Sumut dan Polresta Deli Serdang berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan Kalinus Zai (40). Penjaga toko elektronik UD Lau Kawar milik Sumarno di Jalan Tembung, Pasar X, (Depan Bakso Rizki) Dusun XV, Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dibuang di Jalan Arteri Kualanamu Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Tidak berapa lama dua pelaku Wan Suhelmi (38) warga Jalan Hasanuddin Kelurahan Lubuk Pakam. I – II Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang dan Tri Witomo (30) tukang servis AC warga Jalan Bakaran Batu, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, ditangkap di Kota Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah pada Minggu (27/6/2021) sekira pukul 13.00 WIB. Bahkan kedua pelaku yang menghabisi nyawa warga Jalan Selambo Ujung Gang Teratai, Amplas / Desa Ono Dalinga Kecamatan Ulu Gawo Kabupaten Nias itu terpaksa dipelor karena melawan Petugas.

Pelaku Wan Sulhemi saat diinterogasi Petugas menerangkan, pada Selasa (22/6/2021) sekitar pukul 09.00 wib, Wan Sulhemi dan Tri Witomo merental Mobil Avanza warna Silver dengan BK 1571 MR, milim Benny yang berada di Jalan Kirap Remaja Gang Sentiong Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, dengan alasan meminjam/merental mobil tersebut untuk memperbaiki AC di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Baca Juga :  Benih Lobster Senilai Rp 11 Miliar Ditemukan di Minibus Tak Bertuan di Palembang
Kapolresta Deli Serdang Paparkan Penjaga Toko Elektronik Dibuang Dari Mobil Toyota Avanza Di Jalan Arteri Kuala Namu
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK

Pelaku membayar sebesar Rp 600 ratus ribu selama 2 hari. Setelah pelaku berhasil meminjam/merental pemilik Mobil Avanza tersebut, kedua pelaku pergi ke daerah Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang untuk mencuci AC dengan menggunakan mobil rental tersebut dan setelah itu kedua pelaku pulang kerumah.

Pada Rabu (23/6/2021) sekitar pukul 08.00 WIB, Wan Sulhemi mengajak teman pelaku Tri Witomo untuk melakukan pencurian dengan modus membeli AC di toko sebelah Pos polisi Kota Tanjung Morawa Pekan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Tiba ditoko tersebut, pelaku dengan sendirinya masuk ke toko dan berpura-pura membeli AC dengan memberi panjar sebesar Rp 300 ribu rupiah dan sisanya akan dibelakang dilakukan pembayaran. Namun pemilik toko percaya lantaran pelaku sudah sering membeli AC di toko tersebut. Lalu pelaku menjual AC tersebut kekonsumen di Jalan Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam sebesar Rp 2.800.000 dan hasil penjualan dibagi dua oleh pelaku.

Pada Sabtu (26/6/2021) sekira pukul 08.00 WIB, pelaku kembali mengajak Tri Witomo untuk melakukan pencurian dengan modus membeli barang elektronik. Akan tetapi pelaku terlebih dahulu pergi ke Jalan Tunggu Adi Pura di Medan tempat pembuatan Plat Bk Mobil Palsu. Namun pengusaha pembuatan Plat tersebut. Langsung memberikan Plat BK Mobil Palsu yang sudah jadi kepada pelaku dan pelaku membayar sebesar Rp. 20 ribu rupiah dan langsung menggantikan plat BK palsu tersebut dengan Plat No Pol BK 1814 KO.

Setelah Plat BK Mobil tersebut berhasil diganti. Kedua pelaku membawa teman pelaku ke Toko Elektronik milik korban yang berada di Toko UD Lau Kawar milik Sumarno di Jalan Tembung Pasar X (Depan Bakso Rizki) Dusun XV, Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pelaku turun sendirian dengan berpura-pura membeli AC dan Mesin Cuci. Namun pelaku mengatakan kepada korban bahwa uangnya tidak dibawa dan berada dirumah. Namun korban percaya kepada pelaku dan korban menyuruh anak korban untuk memasukkan barang pesan pelaku kedalam mobil pelaku.

Baca Juga :  PISAH SAMBUT KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI 7 PALEMBANG BERJALAN DENGAN HIKMAT

Lalu pelaku meminta untuk ikut bersama pelaku didalam mobil pelaku untuk mengambil uang yang sudah dijanjikan pelaku. Korban duduk dibangku tengah sedangkan pelaku menyetir mobil dan teman pelaku Tri Wibowo duduk depan samping supir. Anak korban tetap mengikuti mobil pelaku dari belakang dengan menggunakan Sepeda motor.

Saat diperjalanan, pelaku mengambil kunci roda yang ada dibawa bangku supir dan memberikan kepada Tri Witomo dengan diam-diam tanpa diketahui korban. Seketika itu Tri Witomo langsung mengambil kunci roda dari kantong dan pelaku langsung mengatakan “Hajar lah lae”. Tri Witomo langsung memukul sebanyak 2 kali dibagian kening kepala korban dengan kunci roda.

Tapi korban melawan dan Tri Witomo pindah dari tempat duduknya ke bangku tengah dekat korban dan terjadi pergelutan antara Tri Witomo dengan korban. Melihat tersebut pelaku langsung mengambil kunci besi pemutar roda dan memukul bagian kepala korban sebanyak 1 kali. Tri Witono langsung memecahkan kaca sebelah kanan mobil dengan menggunakan kunci roda yang dipegang dan mendorong korban keluar dari kaca yang sudah pecah.

Sehingga korban terlempar keluar dari pintu kaca mobil, saat posisi mobil yang dikemudikan pelaku dengan kencang. Tri Witomo mengambil Handphone milik korban. Pelaku menuju ke Desa Suka Mandi untuk berhenti sejenak dan merencanakan membuang Handphone milik korban ke lapangan Pasar Sore, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang

Selanjutnya pelaku menjual AC yang berhasil diambil oleh pelaku ke Jalan Jati Sari Kecamatan Lubuk Pakam, tepat nya belakang stadion dibelakang Alfamart yang tidak pelaku ketahui namanya sebesar Rp 1 juta dan hasil penjualan tersebut dibagi dua oleh pelaku.

Kapolresta Deli Serdang Paparkan Penjaga Toko Elektronik Dibuang Dari Mobil Toyota Avanza Di Jalan Arteri Kuala Namu
Pelaku membayar sebesar Rp 600 ratus ribu selama 2 hari. Setelah pelaku berhasil meminjam/merental pemilik Mobil Avanza tersebut, kedua pelaku pergi ke daerah Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang untuk mencuci AC dengan menggunakan mobil rental tersebut dan setelah itu kedua pelaku pulang kerumah.

Selanjutnya kedua pelaku kembali pulang dan sekitar pukul 20.00 WIB, Tri Witomo datang kerumah pelaku Wan Suhelmi dan mengatakan bahwa harus lari jauh karena perbuatan mereka sebelumnya sudah viral di medsos. Kedua pelaku merencakan untuk kabur ke Kota Padang dengan lewat dari Jalan Kecamatan Dolok Masihol, Kabupaten Serdang Bedagai. Saat di Desa Pagar Merbau, pelaku sempat membuang plat BK yang palsu digunakan dengan No Pol BK 1814 KO dan baju yang digunakan pelaku saat melakukan kejahatannya.

Baca Juga :  Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang Berhasil Amankan Agus Pelaku Pemukulan Terhadap Pedagang Tahu Bulat

Sedangkan pelaku Tri Witomo saat diinterogasi Petugas membenarkan seluruh pengakuan pelaku Wan Suhelmi dengan menambahkan Wan Suhelmi saat korban dan anak korban madukkan AC kedalam mobil, Wan Suhelmi ngomong kepada Tri Witomo “Kau tenang saja, nanti hantam saja”

Korban buka pintu depan mobil terkejut ada orang, pelaku mengatakan kepada korban duduk dibelakang. Korban duduk dibelakang dan anaknya ngikut dari belakang. Pelaku sempat Singgah SPBU beli Bensin Rp 80 ribu. Pelaku Wan Suhelmi menyampaikan kepada korban, “kita kerumahku ya Pak untuk ambil uangnya”. Wan Suhelmi berhenti seolah-olah menghubungi seseorang dan menyampaikan dekat rumahku kita ambil uangnya. Pada saat di jalan Kuala Namu, Wan Suhelmi mengambil kunci roda dari bawah kursinya dan memberi ke pelaku. Pelaku memukul korban dan kena bahu, kemudian pelaku kembali memukul kepala bagian kening kepala korban.

Korban melawan dan bergelut dengan pelaku Wan Suhelmi, lalu Wan Suhelmi sambil nyetir mengambil kunci roda dan memukul kepala korban bagian belakang.

Pada saat korban sudah setengah sadar, pelaku memukul dan memecahkan kaca jendela mobil sebelah kiri. Lalu pelaku melemparkan korban keluar jendela dalam posisi mobil berjalan laju dengan kencang.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK kepada wartawan mengatakan,” kedua pelaku dikenakan ancaman seumur hidup atau Hukuman mati. (LG)

Komentar

News Feed