oleh

Bagindo Togar BB : Penyebab Langkahnya Vaksin Di Daerah Karena Kurangnya Kordinasi

Reporter : | Editor : Junaidi Hutauruk
Kanal:Ekonomi & Bisnis, Headline, Opini, Peristiwa|227 kali dibaca

Bila semua uraian diatas mampu diimplementasikan secara profesional oleh pemrintah, maka kekecewaan yang diterima oleh masyrakat bisa dieliminasi, serta program vaksinasi massal akan terukur tingkat capaian juga keberhasilannya.

MEDIASUMATERA.ID-PALEMBANG : Dengan sangat Mudah dapat dijawab, penyebab utama langkanya ketersediaan vaksin dikarenakan rendahnya upaya Koordinasi antar lembaga pemerintah dalam menjalankan pelaksanaan Vaksinasi massal diberbagai daerah. (Senin, 19-7-2021).

Bangindo Togar BB mengatakan, Garis, rentang dan wewenang proses koordinasi tidak sistemik antar pihak  dengan sumber daya yang dimiliki. Beberapa waktu terakhir, diluar Dinas (Organik) Kesehatan mendadak ingin aktif sekaligus terlihat ingin eksis, ikut menyukseskan program vaksinasi massal, baik itu dari lembaga pemerintah lain maupun pihak swasta. Ungkapnya.

Bagindo menambahkan, Tetapi kurang jeli juga teliti atas kuantitas stock vaksin yang dimiliki pemerintah, dimana stok vaksin sejatinya lebih diutamakan diberikan kepada warga umum melalui puskesmas puskesman ataupun RSUD. Menjadi terkesan, Jor joran alias “baseng bagi” atau katakanlah yang penting stock cepat terbagi habis plus meringankan beban kerja Dinas terkait sebagai punya otoritas utama yang bertanggung jawab atas pelaksanaan vaksinasi didaerah masing masing. tegasnya

“Kemudian, disisi lain, seyogyanya bila progresivitas serta respon masyarakat meningkat atas vaksinasi, Pemda sepantasnya bertindak lebih sigap untuk berkomunikasi plus berkordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk segera mengirimkan kebutuhan kuota vaksin sesuai kebutuhan publik daerah ini dalam kurun waktu tertentu sejalan dengan perencanaan kerja yang terjadwal atau tertata baik.”

Dia berharap, bila semua uraian diatas mampu diimplementasikan secara profesional oleh pemrintah, maka kekecewaan yang diterima oleh masyrakat bisa dieliminasi, serta program vaksinasi massal akan terukur tingkat capaian juga keberhasilannya. (Jun)

Baca Juga :  Pemalak Kapal Tagbout Sungai Musi ditangkap

News Feed