Jumat, 27 Mei 2022 10:16 WIB

Ketua DPD RI Minta Pemerintah Segera Tangani Banjir Rob di Pesisir Utara Jawa

Oleh : | Editor : Fitriani
Dibaca :76 kali dibaca | Durasi baca : 1 Menit

Media Sumatera, Online. Surabaya – Fenomena banjir rob yang menerjang pesisir wilayah utara Pulau Jawa memantik perhatian Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Ia meminta pemerintah segera bertindak agar banjir tak meluas merendam pemukiman warga.

Banjir rob menerjang sekitar pesisir Pantai Tegal, Wonokerto-Pekalongan, Pantai Sari-Pekalongan, Pantai Batang, Pantai Tawang Kendal, Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang.

Ketua DPD RI Minta Pemerintah Segera Tangani Banjir Rob di Pesisir Utara Jawa

Banjir juga melanda Jalan Raya Genuk Semarang-Demak, Pantai Karang Tengah di Demak, Pantai Rembang dan pesisir Jawa Timur.

“Perlu diambil langkah cepat agar banjir tak meluas merendam pemukiman warga. Ini kan sebetulnya fenomena tahunan. Harus segera dicarikan solusinya,” kata LaNyalla disela kunjungan kerja di Jawa Timur, Rabu (25/5/2022).

Dijelaskan, fenomena Perigee (bulan berada dekat dengan bumi) ditambah curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir yang menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir.

“Tentunya harus dipikirkan bagaimana langkah antisipasi jika fenomena ini terjadi kembali, apalagi hingga menyebabkan tanggul laut di Kawasan Industri Lamicitra, sekitar Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, jebol,” ujar LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, teknologi yang digunakan BMKG yang bisa membagikan informasi yang akurat bisa dimaksimalkan. Sehingga, langkah cepat dan tepat dapat diambil untuk menyelamatkan masyarakat yang diprediksi terdampak.

“Saya mengingatkan agar masyarakat pesisir waspada karena diperkirakan fenomena banjir rob masih bisa terjadi kembali,” imbau LaNyalla.

Banjir rob yang menggenangi pemukiman warga dipengaruhi fenomena Perigee. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Perigee adalah kondisi jarak terdekat bulan dengan bumi.

Bulan bisa berada mendekati atau menjauhi bumi karena orbitnya tidak lingkaran sempurna melainkan elips. Selama rute bulan berada dekat bumi disebut Perigee, sedangkan rute menjauhi disebut Apogee.

Baca Juga :  DPD FBBI Sumsel Mengucapkan HUT - 64 Kab Musi Banyuasin

Istilah Perigee sering keliru dengan Supermoon. Dilansir Britannica, Supermoon merupakan sebutan ketika penampakan Bulan Purnama semasa Perigee.

Komentar