SALVE, mediasumatera.id – bagimu para saudaraku ytk.dalam Kristus Tuhan. Adakah kita di depan bermulut manis, namun di belakang kita mencibir, menjelekkan sesama seperti orang-orang Nazaret?
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 4: 16 – 30, yakni Yesus ditolak di Nazaret.
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus tampil memukau di rumah ibadat di Nazaret. Kata-kata-Nya penuh kuasa, pengajaran-Nya luar biasa. Orang-orang sekampung-Nya kagum. Namun, kekaguman itu cepat berubah menjadi penolakan. Mengapa? Karena mereka tahu latar belakang-Nya. “Bukankah Ia anak Yusuf?” Mereka tidak bisa menerima bahwa seseorang dari lingkungan keluarga biasa bisa menjadi luar biasa. Sebab, kekaguman mereka tidak berakar pada kerendahan hati, melainkan pada harapan yang dibungkus kesombongan. Mereka ingin Juruselamat yang sesuai dengan ekspektasi mereka, bukan seseorang dari Nazaret, bukan dari keluarga sederhana. Maka, mereka mengusir Yesus. Ironisnya, mereka menolak keselamatan yang sudah hadir di tengah mereka.
Beberapa poin (puncta) Renungan:
Pertama Kita pun sering terjebak dalam sikap serupa: sulit mengakui kehebatan orang lain, apalagi jika mereka berasal dari latar belakang yang kita anggap “biasa” atau mereka yang menjadi saingan atau rival atau kompetitor kita
Kedua Kita lebih mudah mencela daripada memuji atau mengapresiasi, lebih cepat menolak daripada menerima, lebih mudah menjudge atau menghakimi daripada mengampuni
Ketiga Kerendahan hati adalah kunci untuk melihat karya Allah dalam hidup orang lain, dan dalam hidup kita sendiri
Pertanyaan Refleksi:
1. Apakah aku pernah menolak kebaikan atau talenta seseorang hanya karena saingan, rival, kompetitor, latar belakang atau asal-usulnya?
2. Seberapa sering aku lebih memilih mengkritik daripada memberi apresiasi kepada orang lain?
3. Sudahkah aku membuka hati dengan rendah hati agar Yesus sungguh hadir dan berkarya dalam hidupku?
4. Apakah aku cukup rendah hati untuk melihat kehadiran Tuhan dalam orang-orang di sekitarku?
5. Apakah aku bersyukur atas kebaikan, kehebatan, kelebihan, keunggulan dari orang lain yang muncul dari tempat yang tak terduga?
Selamat berefleksi🙏🙏




