Senin, 28 Juni 2021 18:33 WIB

Ratusan Nasabah Geruduk KSP Sari Asih Nusantara Deli Serdang, Tuntut Uang Kembali

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :343 kali dibaca | Durasi baca : 1 Menit

” Sudah bolak balik saya minta uang saya kembali, tapi mereka selalu janji dan kantornya juga selalu tutup tanpa ada kejelasan pertanggung jawaban uang yang kami simpan ,kami minta uang kami dikembalikan,”

MEDIASUMATERA.ID-DELI SERDANG : Ratusan warga dari sejumlah Kecamatan di Deli Serdang mendemo Kantor Cabang Koperasi Simpan Pinjam ( KSP) Yayasan Sari Asih Nusantara di Jalan Bakaran Batu Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Senin, (28/06/2021).

Ratusan warga ini mengaku adalah nasabah dari KSP Yayasan Sari Asih yang sudah menabung di Koperasi itu, mereka menuntut uang mereka dikembalikan karena pengelola koperasi tidak mempunyai kejelasan terkait uang tabungan yang mereka simpan .

KSP Yayasan Sari Asih memiliki cabang disejumlah Kabupaten di Sumatera Utara dan mengelola Miliaran Rupiah uang Masyarakat. Sejumlah tabungan dikelola diantaranya tabungan sekolah.

Menurut Rosida Siahaan, Ia sudah menabung uang sekolah sebanyak 5 juta rupiah di Koperasi itu namun hingga kini tidak ada kejelasan dari pengelola Koperasi.

” Sudah bolak balik saya minta uang saya kembali, tapi mereka selalu janji dan kantornya juga selalu tutup tanpa ada kejelasan pertanggung jawaban uang yang kami simpan ,kami minta uang kami dikembalikan,” sebutnya.

Sementara itu dari Pihak KSP Yayasan Sari Asih Nusantara  dilokasi belum bisa memberikan tanggapan terkait tuntutan para nasabahnya ini.

Ratusan nasabah ini masih menunggu tanggung jawab Pihak Koperasi dan mengancam akan melaporkan kasus ini ke Pihak Kepolisian kalau uang mereka tidak dikembalikan secepatnya karena di sejumlah daerah kantor Perwakilan Koperasi Simpan Pinjam KSP Yayasan Sari Asih Nusantara ini juga di demo nasabahnya menuntut uang mereka dikembalikan .

Aksi demo warga ini mendapat pengawalan pihak Kepolisian Polsek Beringin yang masih berupaya meredam kemarahan warga pada pengelola .(LG)

Baca Juga :  Dibawah Ancaman Sang Ayah Tiri, Anak Tiri Digauli Sejak Kelas 4 SD

Komentar

News Feed