Prof.Drs.Mangadas Lumban Gaol M.Sc.Ph,D., Kepala LLDIKTI XV mengikuti Wisuda UNSTAR ke-13.

Prof.Drs.Mangadas Lumban Gaol M.Sc.Ph,D., Kepala LLDIKTI XV mengikuti Wisuda UNSTAR ke-13.

Media Sumatera, Online. Rote Ndao — Dies Natalis ke-13, Universitas Nusa Lontar (Untar) menggelar wisuda tahun akademik 2020/2021 bagi 28 mahasiswa  di Aula Unstar Rote Ndao, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, NTT, Rabu (15/12/2021).

Dalam rapat Senat Luar Biasa itu,  dipimpin langsung oleh Rektor Unstar Daniel Babu, S.H,M.H.serta membuka prosesi Wisuda dengan memberikan pesan dan kesan kepada para wisudawan dan wisudawati.

Para wisudawan itu berasal  enam fakultas,  yakni fakultas ilmu hukum, fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas  Ilmu Pendidikan dan Fakultas Pertanian.

Ke- 28 mahasiswa itu tersebar pada jurusan Geografi 2 orang, Jurusan Ilmu Hukum 9 orang, Jurusan Ekonomi 5 orang dan FKIP bahasa Inggris 2 orang  dan Jurusan Agro teknologi 2 orang.

Rektor Universitas Nusa Lontar Daniel Babu,SH.M.H, dalam orasi ilmiahnya memaparkan,  Unstar hadir 20 tahun silam, hingga tahun 2021 telah melaksanakan Tri darma perguruan tinggi, dies Natalie ke-13, tidak dapat dipungkiri Unstar telah memberikan kontribusi besar ke pemerintah baik Kabupaten Rote Ndao dan juga Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Saat perekrutan Tenaga ASN,dipastikan ada alumni Unstar. Perlahan Unstar  membenahi diri saat ini tercatat  Staf Pengajar di Unstar  24 Dosen Strata dua, dan 2 Orang strata tiga (S3), dan sesuai dengan regulasi Unstar tidak lagi mempekerjakan sarjana strata satu (S1), baik dosen partime dan juga dosen tetap.

Ia berpesan kepada alumni Unstar setelah menyelesaikan studi menjaga almamater dan juga nama keluarga dan diri sendiri.

Dan yang belum bekerja diharapkan untuk terus berinovasi dan membuka lapangan pekerjaan sebagai kaum intelektual demi kemajuan Kabupaten Rote Ndao.
Rektor Daniel Babu pun  memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang telah memberikan bantuan kepada UNSTAR, tercatat  tahun 2021 ini,telah memberikan beasiswa kepada 23 Mahasiswa Unstar. Semestinya lebih banyak lagi, namun sejumlah mahasiswa tidak memenuhi syarat.
Kepala LLDIKTI XV Prof.Drs.Mangadas Lumban Gaol,M.Sc.,Ph.D mengatakan,  dalam perekrutan dosen di perguruan tinggi harus memiliki skill, sehingga bisa menjawab tri darma perguruan tinggi.

Berdasarkan data Kemendikbud terdapat lebih dari 70 perguruan tinggi di NTT,56 lainnya adalah perguruan tinggi swasta. Dari 2500 dosen yang ada,partisipasi penelitian di kalangan dosen amat sangat rendah.

Baca Juga :  LaNyalla: Pasal 33 UUD 1945 Ayat 1, 2 dan 3, adalah Blue Print Welfare State

Dalam kesempatan itu,Prof. Mangadas juga menyampaikan bahwa saat ini  LLDIKTI XV mempunyai tugas yang sangat amat  berat untuk membenahi PTS yang ada di wilayah kerjanya.

Data yang terhimpun di LLDIKTI XV saat ini dari 56 PTS masih terdapat sekitar 32 Perguruan Tinggi yang dalam kondisi sakit, maka status PTS tersebut yang tidak baik, disinilah peran  sangat dibutuhkan untuk memperbaiki keadaan PTS yang bermasalah.

Kalem juga menyampaikan bahwa sudah ada petunjuk berkaitan dengan kondisi PTS yang bermalasah  itu, apabila tidak segera diperbaiki maka harus ditutup atau dilakukan merger.

“Makanya ada sebagian Perguruan tinggi yang merjer,” ujarnya tanpa menyebutkan nama Perguruan Tinggi.

Ia juga  menyingung Kompetensi Dosen perlu ditingkatkan, diamanat aturan ada Komptensi Guru dan Dosen kalau di perguruan Tinggi mengatakan jika sudah Serdos maka dosen akan sejahtera, jadi digaji dua kali, selain dari yayasan juga dari Negara.

Dikatakannya kalau dosen tidak Serdos maka tidak profesional, termasuk juga pada Universitas Nusa Lontar.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi NTT, Ganef Wurdianto dalam sambutannya mewakili Gubernur NTT, berharap para wisudawan harus berpikir swasta, dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada dengan mengeksploitasi untuk meningkatkan ekonomi. Karena Bupati jabatanya hanya satu orang kepala dinas sekitar 20 orang saja, oleh karena itu harus berpikir swasta.

Ia juga mengatakan setelah meraih gelar sarjana dan di masyarakat bukan hanya satu disiplin ilmu,tetapi harus bisa semua ilmu, orang hukum bukan hanya KUHAP saja, tetapi ada turunan dari undang-undang sampai SK Menteri dan Peraturan Bupati.

Oleh karena itu, saya mengajak agar jangan jadi ASN tetapi berpikir swasta, karena dengan swasta kita finansial cukup dan semua tergantung dari kita semua harus melihat potensi di Rote Ndao khusunya kalau bisa keluar ke provinsi NTT itu juga tidak masalah,,” pintanya.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Ir. H. Edy Santana Putra memberikan Bantuan Bus Pada STISIPOL Candradimuka Palembang

Sambuatan Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE yang diwakil oleh Asisten I Setda Kabupaten Rote Ndao, Ir.Untung Harjito dalam kesemapatan itu memberikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika unstar, yayasan dan juga para mahasiswa yang telah diwisudahkan.

Para alumni hendaknya bersyukur karena  perjuangan panjang yang melelahkan dan saat ini mengenyam pendidikan tinggi,

tentunya melawati fase per fase. Anda termasuk beruntung ada sebagian Pemuda seusia yang tidak mendaptkan kesempatan jangankan wisuda masuk perguruan tinggi saja tidak dikarenakan banyak alasan.

Toga yang dipakai bukan akhir dari perjalanan untuk mengapai sukses, semua wisudawan harus memiliki bekal pengetahuan sesuai dengan kompetensi dan jurusan masing-masing agar bersaing dan melebut ditengah masyarakat terutama kabupaten Rote Ndao.

Sedikitnya peluang kerja oleh karena itu diharapkan membaca peluang dan mengembangkan diri dan merubah paradigm bukan lagi mencari pekerjaan, tetapi membuka pekerjaan.

Pemkab membutuhkan tenaga terampil dari perguruan tinggi, sesuai dengan visi dan misinya disektor pariwisata didukung dengan sektor pertanian dan perikanan karena Rote Ndao memiliki potensi destinasi pariwisata yang beragam  mulai dari pantai bagus, eksotis dan alamiah. Potensi tersebut merupakan peluang investor untuk berinvestasi di Rote Ndao gilirannya membuka peluang kerja.

Pemerintah berharap agar wisudawan dan wisudawati Unstar menjadi generasi muda milenial yang berpotensi menjadi actor pembangunan yang bisa memberikan kemajuan bagi kabupaten Rote Ndao.

Mewakili wisudawan angkatan ke-13 Unstar Tahun 2021, Nerson Baitanu,SH dari Fakultas Hukum Unstar memberikan apresiasi kepada civitas akademik Unstar, yayasan dan stakeholder terkait yang telah berkontribusi dalam mengenyam pendidikan tinggi.

Atasnama alumni kami menyadari banyak kekurangan yang dihadapi untuk mencapai pendidikan strata satu (S1), usai mengenyam Pendidikan dan mendapat predikat sebagai sarjana menjadi suatu beban untuk terus membenahi diri ditengah masyarakat sesuai dengan profesi masing-masing demi Rote Ndao dan NKRI.

Baca Juga :  2 Pangdam Diganti, Mayjen TNI Richard Tampubolon Jadi Irjenad

Setelah sambutan usai, dilakukan prosesi pengalungan gordon kepada semua wisudawan serta pemberian penghargaan kepada wisudawan yang memperoleh predikat Dengan Pujian (cumlaude) dan mahasiswa aktivis.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua yayasan Nusa lontar, Dr.Ir Jamin Habid, Kepala LLDIKTI XV Prof.Drs.Mangadas Lumban Gaol,M.Sc.,Ph.D, Para Civitas Akademika, Kapolres Rote Ndao, I Nyoman Putra Sandika,SH.SIK.MH.