Program Paslon MATAHATI Dinilai Merakyat, Jangan Sampai Seperti Gubernur Periode 2018-2023

Program Paslon MATAHATI Dinilai Merakyat, Jangan Sampai Seperti Gubernur Periode 2018-2023

Palembang, mediasumatera.id – Salah satu Advokat Sumsel sekaligus mantan Anggota DPRD Sumsel Edward Jaya menyambut baik program pasangan calon Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya dan H RA Anita Noering Hati (MATAHATI). Hal ini dikatakannya, Senin 14 Oktober 2024.

Menurut Edward, selama periode 2018-2023 Gubernur Sumsel diduga tidak menjalankan Program Gubernur sebelumnya yang Pro terhadap Rakyat.

“Program Berobat dan sekolah Gratis dihilangkan hal ini terbukti dari pembicaraan HD disela-sela sosialisasi bahwa sekolah dan berobat gratis itu jadul, Makanya sumsel Masuk di 10 Besar Provinsi termiskin di Indonesia. Oleh debab itu kami berharap Mawardi Yahya dan Anita Noeringhati dapat meneruskan program-program Gubernur sebelumnya seperti program Syahrial Oesman dan Program Alex Nurdin yang pro terhadap masyarakat kecil,” katanya.

Selain itu dikatakan pihaknya telah mendalami semua program HD selama menjabat tidak ada yang bisa ditonjolkan.

“Kalau bahasa Palembangnyo KATIK APO-APONYO. Kami Sudah keliling di 17 Kabupaten Kota kalau peninggalan pak Syahrial dan pak Alex masih banyak dirasakan oleh Masyarakat,” jelasnya.

Sebelunya, saat mengikuti senam sehat di BKB Palembang beberapa waktu lalu H Mawardi Yahya mengaku akan menghidupkan kembali program-program Gubernur sebelumnya seperti berobat dan sekolah geratis.

Program Paslon MATAHATI Dinilai Merakyat, Jangan Sampai Seperti Gubernur Periode 2018-2023

“Insya Allah dengan pasangan Matahati ini akan ada perubahan yang akan datang,” kata H Mawardi saat di BKB yang juga dihadiri oleh putri mantan Gubernur Sumsel Lury Alex Noerdin.

Untuk diketahui, Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya-RA Anita Noeringhati (Matahati), berjanji akan meluncurkan 12 program kerja jika terpilih dalam Pilkada 2024. Mawardi, yang merupakan mantan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, menekankan komitmennya untuk menyediakan berobat dan sekolah gratis serta meningkatkan tunjangan untuk Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW).

Baca Juga :  Selamat! Putra Asli Musi Rawas Resmi Terpilih Sebagai Ketua Komisi Yudisial

Berikut adalah 12 program kerja yang dijanjikan:

1. Mengembalikan berobat dan pendidikan gratis.

2. Menyiapkan ekosistem pendukung untuk lapangan pekerjaan bagi milenial dan Gen-Z.

3. Mengembalikan bantuan Gubernur untuk desa.

4. Mengembalikan bantuan Gubernur untuk pondok pesantren.

5. Meningkatkan tunjangan pelatihan Penyuluh Pembantu Urusan Keagamaan (P2UKD) di tiap desa se-Sumatera Selatan.

6. Meningkatkan tunjangan insentif RT/RW di kelurahan se-Sumatera Selatan.

7. Meningkatkan tunjangan insentif bagi tenaga guru honorer.

8. Meningkatkan infrastruktur dan ekonomi.

9. Meningkatkan hasil produksi pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

10. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan serta sumber daya manusia (SDM).

11. Meningkatkan investasi dan pelayanan sosial.

12. Mengembalikan kejayaan event dan prestasi olahraga, seni, serta budaya di Sumatera Selatan.