SIMALUNGUN, mediasumatera.id – Di tengah alam yang asri dan tenang di tepian Danau Toba, Parsadaan Si Raja Parapat Boru, Bere/Ibebere dari Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun merayakan ulang tahun ke-57 dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, Minggu (13/4/2025).
Rangkaian acara dimulai dengan Ibadah Padang yang berlangsung khidmat dan pengkotbah Inang Pdt MH Br Hutahayan M.Th, dan diikuti oleh seluruh anggota keluarga besar. Dalam suasana sejuk dan alami di tepi Danau Toba, ibadah menjadi momen refleksi dan ungkapan syukur atas perjalanan panjang Parsadaan selama lebih dari setengah abad.
Setelah ibadah, suasana semakin hangat saat seluruh peserta berkumpul untuk tiup lilin dan menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun” bersama. Momen ini menjadi simbol harapan baru dan semangat untuk terus menjaga nilai-nilai kekeluargaan dan kebudayaan yang diwariskan leluhur.

Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama, menyajikan beragam hidangan khas Batak yang menggugah selera, menambah eratnya hubungan kekeluargaan antar anggota Parsadaan.
Kemeriahan ditambah dengan penampilan Tor-Tor, tarian tradisional Batak yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kekompakan. Suara music gondang yang mengiringi gerakan para penari membawa suasana nostalgia dan rasa bangga terhadap warisan budaya. Anak-anak muda hingga para orang tua ikut menari bersama dalam iringan gondang, menandakan bahwa tradisi dan budaya tetap hidup dan diwariskan dengan penuh semangat.
Acara ini menjadi bukti bahwa meski zaman terus berubah, nilai-nilai kekeluargaan, adat, dan saling menghormati tetap menjadi fondasi utama bagi Parsadaan Si Raja Parapat Boru, Bere/Ibebere.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia HUT ke-57, amang Manat Parapat menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh anggota serta dukungan yang luar biasa dari para pengurus dan sesepuh.
“Tiupan lilin hari ini bukan sekadar simbol perayaan, tapi juga harapan akan keberlangsungan kekeluargaan kita yang rukun, damai, dan saling mendukung,” ungkapnya penuh haru.

Susunan Pengurus Harian Periode 2025–2029
Dalam kesempatan yang sama, juga diumumkan secara resmi Pengurus Harian Parsadaan Si Raja Parapat Boru, Bere/Ibebere untuk masa bakti 2025–2029, sebagai berikut:
Penasehat:
- Op. Maryani Parapat
- A. Parapat
- Ny. Hutauruk Br. Turnip (Op. Samuel)
Ketua: Manat Parapat
Wakil Ketua: St. Managam Parapat
Sekretaris: David Parapat
Bendahara: Berlian Br. Parapat
Seksi Kerohanian:
- Pdt. MH Br. Hutahayan, M.Th
- St. JM Br. Simanjuntak
Seksi Humas: T. Gultom
Seksi Adat: St. Managam Parapat
Komisaris Wilayah:
- B. Nababan (Wil. Jln. Marihat dan sekitarnya)
- Siagian (Wil. Parluasan dan sekitarnya)
- B. Sitompul (Wil. Jln. Sisingamangaraja dan sekitarnya)
- P. Situmorang (Wil. Rambung Merah dan sekitarnya)
Pengurus baru ini diharapkan mampu membawa Parsadaan semakin solid, modern namun tetap menjaga akar budaya dan nilai-nilai kekeluargaan Batak yang luhur.
“Kami siap melayani dengan hati dan semangat kekeluargaan. Parsadaan ini adalah rumah besar kita bersama, mari kita jaga dan majukan bersama,” ujar Ketua Terpilih, amang Manat Parapat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dipupuk, keluarga besar Parsadaan berkomitmen untuk terus menjadi rumah yang nyaman bagi semua anggota, serta menjadi contoh dalam menjaga nilai-nilai Batak yang luhur.
“Kita tidak hanya merayakan usia, tetapi juga merayakan cinta, kebersamaan, dan doa untuk generasi berikutnya,” ujar salah satu sesepuh parsadaan.
Acara ulang tahun ke-57 ini bukan sekadar seremoni, tapi juga perayaan akan makna rumah, kasih, dan budaya. Generasi muda terlihat aktif terlibat, menjadi tanda bahwa estafet nilai-nilai adat dan kekeluargaan akan terus berlanjut.

Semoga Parsadaan Si Raja Parapat Boru, Bere/ Ibebere semakin jaya, menjadi perekat antar keluarga dan pelestari adat Batak di tengah zaman yang terus berubah.

(VIP)







