PALEMBANG, mediasumatera.id – Tahun 2025 adalah oleh Bapa Uskup Agung Palembang dicatatkan dan dipromulasikan sebagai Tahun Komunitas Basis Gerejawi (KBG). Agar umat Allah Keuskupan Agung Palembang khususnya di dekanat Palembang menyadari dan memahami apa itu tahun Komunitas Basis gerejani maka bertempat di Gedung Xaverius Centrum Studiorum Jln Bangau Palembang selama dua hari, pada Sabtu – Minggu (31 Mei 2025 dan Minggu 1 Juni 2025), lebih dari 300 peserta Fasilitator dan Animator Komunitas Basis Gerejawi (KBG) mengikuti kegiatan pelatihan (Training Of Trainer) Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Dekanat Palembang dengan pemateri dari Komisi Kateketik, Kitab Suci dan Liturgi Keuskupan Agung Palembang.
Rangkaian Training Of Trainer KBG Dekanat Palembang Keuskupan Agung Palembang diisi dengan materi, presentasi, sharing/diskusi kelompok dan Perayaan Ekaristi. Kegiatan ini diikuti oleh: Paroki Hati Kudus, Paroki Santa Maria Bunda Penolong Abadi Prabumulih, Paroki Katedral Santa Maria, Paroki Santa Maria Ratu Rosari, Paroki Santo Paulus Plaju, Paroki Santo Petrus, Paroki Sanfrades, Paroki Santo Stefanus dan Paroki Santo Yoseph Palembang.

RD.Hyginus Gono Pratowo dalam sambutannya selaku Deken Dekanat Palembang, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, di tempat ini kita bersama-sama ingin belajar, kita ingin berbagi pengalaman dalam ber-KBG di Paroki kita masing-masing. Di mana pada bulan April 2025, di Rumah Retret Giri Nugraha telah dilatih penggerak, fasilitator seluruh perwakilan dari semua dekanat di Keuskupan Agung Palembang. Maka saat ini TOT KBG secara khusus diberikan untuk Dekanat Palembang dengan pendamping Sr. Marsela, HK, Sr. Maryati, CB, Sr. Claudia, FCh, Romo Safik, SCJ, Bapak Yosef Susar, Bapak Supardi dan Bapak Handoko.

Romo Gono lebih lanjut mengatakan bahwa sebagai Tim yang memberikan koreksi, penilaian, juga pendampingan untuk para fasilitator. Maka masing-masing dari Paroki diharapkan di masing-masing KGB, minimal satu orang ada fasilitator yang juga hadir dan diimbangkan. Dan pada kesempatan ini juga nanti kita akan berbagi perjalanan gerakan dinamika yang ada di kelompok basis kita masing-masing. Tahun KBG ini selesai bukan berarti bahwa selesai, tetapi masih akan dilanjutkan di tahun-tahun yang akan datang. Terima kasih atas keterlibatan Bapak, Ibu sebagai fasilitator di Paroki masing-masing, tentu dinamika yang ada di Paroki itu menguatkan kami, menguatkan kita semua. Nanti dalam sesi-sesi yang akan disampaikan oleh Romo Giman, bagaimana kita saling memperkaya. Harapannya adalah semakin memperkaya pengetahuan dan juga semakin memperkaya pengalaman kita dalam ber-KBG. TOT yang kita adakan ini sudah diagendakan oleh Keuskupan dari awal dibentuk dan pada bulan April kita juga sudah mengingatkan bahwa pada bulan Mei akan ada TOT untuk Dekanat Palembang. Bagi yang hadir, mari kita menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan semoga perjumpaan kita menguatkan satu dengan yang lain.

Handoko, Ketua Forum Dekanat Palembang dalam sambutannya mengatakan bahwa memang sebuah rangkaian seperti yang disampaikan oleh Romo Deken sebagai sebuah pelatihan bagi fasilitator. KBG merupakan sebuah bagian dari impian Bapa Uskup Keuskupan Agung Palembang agar umat atau kita sebagai Gereja itu memang sungguh-sungguh hadir sebagai Gereja yang sejati, salah satunya memulai dengan dinamika, kita saling salaman dan cair suasananya. Semoga nanti ketika berdinamika, Gereja yang muncul ketika satu sama lain kita saling mengenal, saling memperhatikan, dan kita memang hadir sebagai satu keluarga besar. (daris)







