Berita  

YESUS MENAKLUKKAN ROH JAHAT, IBADAH MINGGU I SET TRINITATIS DI GKPI JK IMMANUEL BERLANGSUNG PENUH HIKMAT DI TENGAH RENOVASI GEREJA

YESUS MENAKLUKKAN ROH JAHAT, IBADAH MINGGU I SET TRINITATIS DI GKPI JK IMMANUEL BERLANGSUNG PENUH HIKMAT DI TENGAH RENOVASI GEREJA

PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Ibadah Minggu I Set Trinitatis di GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar hari Minggu 22 Juni 2025 dilaksanakan hanya sekali di jam 08.00 pagi, berhubung akan dilaksanakannya Periodisasi Pemilihan Majelis Jemaat periode 2025–2030 di Sidang Umum Jemaat, Ibadah berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita meskipun proses renovasi rumah Tuhan masih berjalan.

Firman Tuhan diangkat dari Lukas 8:26-29 dengan tema: “Yesus Menaklukkan Roh Jahat”. Firman ini disampaikan dengan penuh pengurapan oleh Amang Pdt. Tubiran MT Simamora, M.Th, yang mengajak jemaat untuk senantiasa bersandar pada kuasa Kristus, yang sanggup membebaskan manusia dari belenggu kuasa jahat dan kegelapan.

Liturgi ibadah dipimpin oleh Amang Pnt. PH Turnip, sementara Amang Pnt. T. Sihombing membawakan warta jemaat serta doa syafaat. Lagu-lagu pujian dipimpin oleh Pemudi Inggrid br Ginting dan Yuni br Sirait, dengan iringan organ yang dimainkan oleh Inang A. Sihombing. Persembahan diiringi oleh pelayanan Inang Pnt. C br Lubis dan Inang Pnt. N br Panggabean.

Ibadah pagi ini dimulai lebih awal, pukul 08.00 WIB, untuk memberi ruang pada agenda Sidang Umum Jemaat yang diadakan pukul 09.30 WIB, dengan agenda utama Pemilihan Majelis Jemaat periode 2025–2030.

Dalam warta jemaat, juga disampaikan sejumlah kegiatan penting yang akan datang, antara lain:

– Ibadah Kebaktian Malam Sektor dilaksanakan pada Rabu, 25 Juni 2025 di Gereja, gabungan Sektor 1, 2, 3, 4, dan 5. Ibadah ini akan dimulai pukul 19.00 WIB. Seluruh warga jemaat dari sektor-sektor tersebut diundang untuk hadir dan mengikuti ibadah malam dengan penuh sukacita.

– Pemberkatan Pernikahan akan berlangsung pada Kamis, 27 Juni 2025 di Gereja GKPI JK Tomuan, Jl. Narumonda Bawah No. 178, Pematangsiantar, mulai pukul 09.30 WIB. Pasangan yang akan menerima pemberkatan pernikahan adalah: dr. Bintang Totas Hamonangan Hutahuruk, putra dari Amang Pdt. A. Hutahuruk, M.Th dan Inang L. br Silitonga, Am.Keb, anggota Jemaat GKPI JK Immanuel Pematangsiantar, Sektor 3, dengan dr. Gaby Anggita Regina Putri, putri dari Amang Retno Arigo Manalu dan Inang Gelah Rehulina br Purba, anggota Jemaat GPIB Gibeon DKI Jakarta. Pemberkatan ini turut diundang oleh Amang Bishop untuk seluruh jemaat GKPI JK Immanuel.

Baca Juga :  Dandim 0430/BA Bersama Pj. Bupati Banyuasin Serahkan 42 Unit TR4 Dari Kementan ke Poktan

– Pada Minggu, 29 Juni 2025, akan dilaksanakan Kebaktian Padang dan Pelepasan Anak Sekolah Minggu yang telah beranjak menjadi remaja. Acara ini akan digelar di Martoba Water Park, Pematangsiantar.

– Selain itu, pada Ibadah Minggu Siang, 29 Juni 2025 di Gereja GKPI JK Immanuel, akan diadakan Pembagian Paket Diakoni Sosial kepada warga jemaat yang membutuhkan dan layak menerima.

Dengan rangkaian kegiatan yang padat namun penuh makna ini, jemaat diajak untuk terus bertumbuh dalam iman, saling mendukung, dan menguatkan dalam kasih Kristus, bahkan di tengah proses pembangunan rumah Tuhan yang sedang berlangsung.

Selesai ibadah hari ini, suasana penuh syukur dan sukacita tampak dari wajah-wajah jemaat dan dilanjutkan dengan acara Pemilihan Majelis Jemaat periode 2025–2030 pada pukul9:30 pagi. Panitia berharap jemaat GKPI JK Immanuel berantusias mengikuti Pemilihan Majelis Jemaat periode 2025–2030.

YESUS MENAKLUKKAN ROH JAHAT, IBADAH MINGGU I SET TRINITATIS DI GKPI JK IMMANUEL BERLANGSUNG PENUH HIKMAT DI TENGAH RENOVASI GEREJA

Bagi jemaat dan donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan bagi renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar, dapat menyalurkan donasi melalui:

Rekening Donasi:

🏦 Bank: Bank SUMUT

💳 Nomor Rekening: 22002040465521

📌 Atas Nama: PANPEM GKPI JK Immanuel

Setiap dukungan yang diberikan, baik besar maupun kecil, akan sangat berarti bagi pembangunan rumah Tuhan. Tuhan memberkati setiap tangan yang memberi dengan sukacita.

“Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kita lebih besar dari segala allah. Tetapi siapakah yang mampu mendirikan rumah bagi-Nya, karena langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku mampu mendirikan rumah bagi-Nya, kecuali hanya untuk membakar korban di hadapan-Nya?”

(2 Tawarikh 2:5-6)

Soli Deo Gloria.