TETAP TEGUH DI TENGAH KESESAKAN DUNIA

TETAP TEGUH DI TENGAH KESESAKAN DUNIA

“RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”

PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai, sukacita, dan pengharapan dari-Nya menyertai langkah hidup kita hari ini. Kita percaya: kita tidak pernah berjalan sendiri. Tuhan menyertai, menuntun, dan bekerja dalam setiap musim kehidupan kita. Bahkan ketika jalan terasa gelap, Tuhan sedang menyiapkan terang. Ketika kita lemah, Tuhan sedang menguatkan. Kita adalah orang-orang yang sangat dikasihi dan diingat oleh Tuhan.

Bagaimana kabar Saudara/i hari ini? Kiranya Saudara/i berada dalam kesehatan jasmani dan rohani, hati yang damai, serta sukacita yang melimpah. Renungan ini disampaikan oleh Amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th., sebagai penguatan iman bagi kita semua.

“Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.” (Mazmur 46: 2)

Kesesakan dunia bisa datang dalam berbagai bentuk: tekanan pekerjaan, masalah keluarga, kesehatan yang terganggu, atau ketidakpastian masa depan. Semua itu dapat membuat kita merasa lemah dan tidak berdaya. Namun, Mazmur 46:1 memberikan penghiburan yang luar biasa: Allah adalah tempat perlindungan dan kekuatan kita, dan Ia adalah penolong yang terbukti dalam kesesakan. Ketika dunia menekan, Allah mengangkat. Ketika hati goyah, Allah menguatkan.

Ada seorang pelari maraton yang hampir menyerah karena kelelahan. Di tengah jalan, ia melihat seseorang yang memberikan air dan semangat. Dukungan itu membuatnya kembali kuat untuk menyelesaikan perlombaan. Demikianlah Allah bekerja dalam hidup kita: Ia hadir di saat kita hampir menyerah, memberi kekuatan baru, dan menolong kita melewati kesesakan.

Kisah ini menunjukkan bahwa perlindungan Allah bukan sekadar teori, melainkan nyata dan terbukti. Banyak orang percaya bisa bersaksi bahwa di saat paling sulit, Allah hadir dengan cara yang tak terduga, melalui firman-Nya, doa, atau bahkan orang-orang di sekitar kita. Maka Firman Tuhan hari ini mengarahkan hati kita untuk percaya bahwa Allah adalah benteng yang kokoh. Dunia bisa berubah, tetapi Allah tetap sama. Kita dapat mengandalkan kekuatan-Nya, bukan kekuatan kita sendiri. Saat kita lemah, kuasa-Nya sempurna. Dalam hikmat Tuhan kita pun dapat melihat bahwa kesesakan adalah kesempatan untuk mengalami pertolongan Allah. Justru di tengah kesulitan, kuasa-Nya paling nyata. Kesesakan bukan akhir, melainkan panggung bagi Allah menunjukkan kuasa-Nya.

Renungan:
Hari ini, jika kita merasa terhimpit oleh kesesakan, mari kita ingat: Allah adalah perlindungan dan kekuatan kita. Ia bukan hanya penolong yang mungkin, tetapi penolong yang sangat terbukti. Dengan iman, kita dapat tetap teguh di tengah badai kehidupan, sebab Allah selalu ada bersama kita.

Lagu:
PKJ. No. 248:1,3
“Ya Tuhan, Engkau Perlindunganku”

Doa:
Ya Allah, di tengah hiruk pikuk dunia yang penuh kesesakan, teguhkanlah hati kami agar tetap berpaut pada-Mu. Jauhkan kami dari rasa putus asa, dan kuatkan langkah kami untuk terus berjalan di jalan kebenaran. Berikanlah ketenangan dalam jiwa, dalam percaya kepadaMu bahwa pertolonganMu tak pernah terlambat dan waktuMu selalu tepat, karena itu kami akan selalu kuat, amin. Amin

Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.

Amin.

(VIP)