OGAN ILIR, mediasumatera.id – Sedikitnya 57 operator dari empat kecamatan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, mengikuti pemutakhiran data aplikasi SIDESI dan SIDODI kluster 3.
Pelaksanaan pemutakhiran data aplikasi SIDESI dan SIDODI kluster 3 ini, dipusatkan di Gedung TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir KPT Tanjung Senai Indralaya, Kamis, 24 Juli 2025.
Kegiatan pemutakhiran data aplikasi SIDESI dan SIDODI kluster 3 ini, dibuka secara langsung oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Ogan Ilir, Faisal.

Hadir pula dalam acara pembukaan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Ogan Ilir, Ferdian Riza Yudha.
Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa pada DPMD Kabupaten Ogan Ilir, Susi Primasari mengatakan, empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Tanjung Batu, Rambang Kuang, Muara Kuang, dan Rantau Panjang.
Acara pemutakhiran data ini terselenggara atas kerjasama antara DPMD dengan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Ogan Ilir, yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan se-Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut Susi, kegiatan pemutakhiran data SIDESI dan SIDODI ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para operator di seluruh Kabupaten Ogan Ilir.
“Semoga dengan kegiatan ini semakin update data di desa, serta semakin mengetahui perkembangan dari desa masing-masing,” jelasnya.
Susi berharap, kegiatan pemutakhiran data SIDESI dan SIDODI yang difasilitasi oleh dana desa ini, merupakan lanjutan pada kegiatan yang terdahulu.
“Kami berharap operator di desa ini jangan diganti agar kesinambungan data desa lebih terhimpun,” harapnya.

Ditambahkan Susi, operator tidak bisa bekerja sendiri, tugas utama operator menginput bukan mendata, dan dibantu oleh kepala seksi pada perangkat desa yang ada di desa tersebut.
Terpisah, Kepala Dinas Kominfo, Statistik, dan Persandian Kabupaten Ogan Ilir, Ferdian Riza Yudha, memaparkan pentingnya aplikasi SIDESI dan SIDODI.
“Dengan kegiatan ini Pemkab Ogan Ilir terus berupaya mengoptimalkan peningkatan kualitas penyelenggaraan SPBE di segala sektor, termasuk di sektor pemerintahan desa,” jelasnya.

Sebagai informasi, aplikasi SIDESI adalah Sistem Informasi Desa Terintegrasi dan aplikasi SIDODI merupakan Sistem Informasi Dokumentasi Desa Terintegrasi.
Hadirnya aplikasi ini tentunya akan mengubah budaya kerja aparatur pemerintah desa, dan ini bukanlah hal yang sederhana.
“Kita akan mengubah pola pikir manual ke pola pikir digital, mengubah budaya kerja manual berbasis kertas menjadi budaya kerja otomatis berbasis digital,” pungkasnya.
Aris dari dinas Komimfo yang Hadir narasumber mengisi acara tersebut. Dia Mengharapkan kepada Oprator Desa
” Harapnya kepada Oprator Desa bisa memutahirkan Data secara mandiri. Supaya selesai kegiatan ini, Ada tidak lajut di Desa sehinga untuk pelayanan buat Masarakat Desa lebibaik lagi ,”tuturnya
Pewarta:Junaidi







