Selasa, 15 Juni 2021 0:09 WIB

SMA Unggul Al-Fahd Gelar TOT Untuk Ciptakan SDM Yang Unggul

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :332 kali dibaca | Durasi baca : 1 Menit

MEDIASUMATERA,ID-PALEMBANG : Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Al-Fahd Palembang gelar training of teachers (TOT) dibuka oleh kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dihotel wyndam Banyuasin, senin (14/6/2021)

Direktur pendidikan yayasan Al fahd Mukhlisin SSi M.MKmt mengatakan tahun 2021 SMA Unggul Al-Fahd akan membuka kelas baru, Karena dengan text line nya SMA Unggul maka pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) harus dari SDM yang Unggul sehingga dilaksanakan kegiatan TOT yang berasar dari dalam dan luar negeri

“Guru-guru yang bergabung di SMA Unggul Al-Fahd kita latih sampai dengan 10 hari kedepan sesuai dengan standar terkait dengan kurikulum dan kita meminta bantuan kepada Diknas Provinsi Sumsel bagaimana positioning pendidikan di Sumsel karena target kita bisa berkembang ditingkat nasional maupun internasional,”ujarnya

SMA Unggul Al-Fahd Gelar TOT Untuk Ciptakan SDM Yang Unggul

Dirinya menuturkan SMA Unggul Al-Fahd dibawah naungan Diknas dan Kementerian Agama (Kemenag) yang basisnya adalah bulding school jadi siswa siswinya diasramakan dimana kesehariannya menggunakan bahasa Indonesia, Inglish dan Arab serta nilai unggulnya memiliki beberapa program persiapan anak yaitu mau masuk ke Kedokteran, Kedinasan, kewirausahaan dan konsentrasi untuk melanjutkan ke Universitas Luar negeri

“Biasanya siswa-siswi setelah tamat SMA baru mikir mau kemana, sementara di SMA Al-Fadh ini begitu masuk siswa siswi sudah dilakukan observasi dilihat minat dan bakatnya kearah mana sehingga lebih kurang 3 (tahun) selain mendapat materi Diknas mereka juga mendapatkan persiapan pada saat mereka setelah tamat dari SMA Unggul Al-Fadh,”ujarnya

Lanjut Mukhlisin juga mengatakan untuk mencegah tertularnya virus covid-19 SMA Unggul Al-Fadh selama pandemi mengikuti regulasi, namun karena siswa siswinya bulding school sehingga menerapkan lokdown untuk sekolah dan tidak berinteraksi dengan pihak luar

“Alhamdulillah sejauh ini kasus-kasus terinfeksi covid-19 tidak ditemukan karena siswa siswi ketika masuk asrama pulangnya per tiga bulan dan pada saat pulang mereka tetap melakukan isolasi sehingga pembelajaran tetap dilakukan tatap muka,”tutupnya (Indah).

Baca Juga :  DPD FORUM BANGSO BATAK INDONESIA (FBBI) SUMSEL, Terus Bersinergi Untuk Giat Bakti Sosial

Komentar

News Feed