Media Sumatera, Online. Palembang – Peristiwa kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang Mahasiswi Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Palembang, menuai tanggapan serius dari berbagai kalangan.
Insiden tersebut terjadi di ruas tol Kayu Agung – Palembang – Betung [Kapal Betung] pada Jumat 7 Januari 2022.
Berbagai komentar dari masyarakat terus mengalir di media sosial terkait kondisi jalan tol hingga peristiwa tewasnya pengendara.

“Sebenarnya sudah lama dan banyak peringatan serta pemberitahuan kepada pengelola terkait kondisi jalan tol yang berlubang dan bergelombang itu,” kata Pengamat Sosial dan Politik Bagindo Togar saat dihubungi Wideazone.com melalui sambungan elektronik, Selasa [11/1/2022].
Mengutip dari perkataan anggota DPR RI Ishak Mekki, kata Bagindo bahwa sejak awal digunakan jalan tol tersebut, kondisi jalan tidak pernah beres atau mulus, bahkan disebutkan beliau [Ishak Mekki] ‘Gagal Konstruksi’.
“Benar ujar beliau [Ishak Mekki] bahwa tol ini ‘Gagal Konstruksi’, namun persoalannya tol ini topografinya beda. Sementara tol Kayuagung – Lampung lebih banyak penggunanya dibanding tol Palindra, 24 jam tergolong ramai. Artinya akses tol tersebut sangat dibutuhkan,” ujar Bagindo.
Saat banyak kendaraan yang lalu lalang termasuk kendaraan besar dengan berbagai tonase di ruas tol itu sehingga tekanan terhadap bahu jalan tidak mampu menerimanya.
“Tapi bukan berarti pengelola jalan tol lepas tangan begitu saja. Masyarakat pengguna jalan tidak memandang dan tidak mau tahu tentang teknologi apa yang dipakai, atau kondisi jalan yang belum memadai, orang tidak mau tahu itu, taunya mereka bahwa tol tersebut telah diresmikan Presiden, dan dapat digunakan secara berbayar,” ucapnya.
Harusnya, jelas Bagindo, pihak pengelola jalan tol harus segera bertindak! paling tidak, tidak akan memberikan dampak bahaya kembali bagi pengguna jalan tol itu. “Kalau sebelumnya sering sekali terjadi insiden di ruas tol, itu sebenarnya pihak Pengelola tahu permasalahan tersebut, dan kerap kali mereka [Pengelola] melakukan perbaikan, namun perbaikan sementara. Kenapa tidak melakukan perbaikan secara permanen [total] dan menutup satu pintu tol dulu?







