Berita  

Natal Merefleksikan Nilai-Nilai Keadilan, Persaudaraan dan Pengampunan Dosa.

Natal Merefleksikan Nilai-Nilai Keadilan, Persaudaraan dan Pengampunan Dosa.

PALEMBANG, mediasumatera.id – Tidak lama lagi umat Kristiani sungguh bersukacita dengan datangnya perayaan Natal kelahiran Yesus Kristus. Karena Natal 2024 datang membawa kabar sukacita dengan tema inspiratif, “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem”. Tema ini dipilih oleh Persatuan Gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), terinspirasi dari Lukas 2:15. Ayat ini mengingatkan kita pada semangat para gembala yang dengan penuh sukacita pergi ke Betlehem untuk menyaksikan kelahiran Yesus Kristus, Sang Juru Selamat.

RD Hyginus Gono Pratowo Pastur Paroki Gereja St Yoseph Palembang kepada media ini Selasa, (17/12/2024) menjelaskan bahwa melalui tema “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem “ini, Natal tahun ini mengajak umat Kristiani untuk merayakan kelahiran Kristus dengan hati yang penuh kasih dan damai. Selain itu, tema ini juga mengandung pesan penting untuk merefleksikan nilai-nilai keadilan, persaudaraan, dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari. Tema ini terinspirasi dari kisah para gembala yang mendengar kabar kelahiran Yesus dari malaikat Tuhan. Melalui tema ini, kita diajak untuk menyambut Natal dengan hati terbuka dan penuh rasa syukur, terlebih dalam menyongsong Tahun Yubeliun yang akan dimulai 1 Januari 2025. Tahun Yubelium dalam tradisi Katolik adalah perayaan istimewa yang dilaksanakan setiap 25 tahun sekali sebagai bagian dari tradisi pengampunan dosa dan pembebasan.

Natal Merefleksikan Nilai-Nilai Keadilan, Persaudaraan dan Pengampunan Dosa.

Tahun Yubelium diadakan pada tahun yang kelipatan 25, dimulai sejak tahun 1300 pada masa Paus Bonifasius VIII. Dalam perayaan ini, gereja memberikan kesempatan bagi umat untuk mendapatkan indulgensi (pengampunan dosa) sebagai bentuk rahmat dan kesempatan untuk pembaruan rohani.Tahun Yubelium pada tahun 2025, yang menandakan 25 tahun sejak Tahun Yubelium yang terakhir yang diadakan pada tahun 2000 oleh Paus Yohanes Paulus II. Tahun ini akan menjadi momen khusus dalam Gereja Katolik, dan Paus Fransiskus diperkirakan akan mengumumkan tahun tersebut sebagai Tahun Yubelium yang akan datang, dengan tema dan inisiatif tertentu.

Baca Juga :  Rohdalani Subhi Purba. SH. MH : "Jika Judi Togel Masih Ada, Copot Kapolresta Deli Serdang"

Natal Merefleksikan Nilai-Nilai Keadilan, Persaudaraan dan Pengampunan Dosa.

Mari rayakan Natal dengan penuh kebahagiaan! Jadikan semangat Betlehem sebagai teladan untuk menyebarkan kasih, tidak hanya kepada keluarga dan teman, tetapi juga kepada semua orang di sekitar kita. Pada Tahun Yubelium 2025, umat Katolik diundang untuk melakukan pertobatan, merayakan sakramen, dan menjalani proses spiritual yang mendalam. Salah satu aspek utama dari perayaan ini adalah membuka Pintu Suci di basilika-basilika utama, sedangkan di Palembang pintu suci berada di Gereja Katedral Santa Maria Jln Dr Sutomo Palembang dan Via Crucis Sukamoro Banyuasin yang menjadi simbol pengampunan dan pembebasan dari dosa.(daris)