SEMANGAT PAGI, mediasumatera.id para saudaraku ytk. Saya berharap para saudaraku jangan pernah lupa untuk selalu mengawali harimu dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan. Sebab hidup kita ini adalah anugerah dari Tuhan yang harus selalu kita syukuri.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Markus 9: 38 – 40, yakni seorang yang bukan murid Yesus mengusir setan. Peristiwa ini langsung dicegah oleh para rasul Yesus, hanya karena orang itu bukan murid Yesus, kemudian menyampaikannya kepada Yesus, Guru mereka. Lalu, apa respon Yesus? Yesus sangat bijaksana, dengan berkata: ” _janganlah kalian cegah dia! Sebab tak seorang pun yang telah mengadakan mukjizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. Barangsiapa tidak melawan kita, ia memihak kita_”. Lalu, apa makna dari ucapan Yesus ini dapat yang dapat kita petik _Pertama_: *Universalitas Pelayanan*: Yesus menekankan bahwa pelayanan dan karya Tuhan tidak terbatas pada kelompok murid-murid saja. Orang lain yang melakukan pekerjaan baik dalam nama-Nya juga adalah bagian dari pekerjaan Tuhan. _Kedua_: *Toleransi dan Kerjasama*: Yesus mengajarkan bahwa kita tidak boleh mengeksklusifkan diri atau merasa bahwa kelompok, agama, dan ajaran kitalah satu-satunya yang benar. Sebaliknya, kita harus bersikap toleran, inklusif dan menghargai orang lain yang bekerja untuk tujuan baik yang sama, meskipun mereka bukan bagian dari kelompok kita. _Ketiga_: *Pengakuan akan Kebaikan*: Yesus menunjukkan bahwa jika seseorang melakukan sesuatu yang baik dalam nama-Nya, itu adalah tanda bahwa mereka berada di pihak yang benar. Kita harus mengakui dan menghargai kebaikan yang dilakukan oleh orang lain, apalagi untuk kebaikan orang lain atau juga untuk kebaikan bersama (*bonum commune*), tidak peduli dari mana dia berasal. _Keempat_ : *Persatuan dalam Iman**: Pesan Yesus mendorong persatuan dan kerjasama di antara umat beriman. Siapa pun yang tidak melawan kita adalah teman kita, dan kita harus bisa bekerja bersama atau berkolaborasi untuk tujuan bersama, yaitu menyebarkan kasih dan kebenaran Tuhan.
Akhirnya, melalui bacaan Injil hari ini mau mengajarkan kepada kita para murid Yesus, untuk menghargai dan bekerjasama dengan semua orang lain dalam melakukan kebaikan bersama (*bonum commune*), meskipun mereka barangkali berbeda dengan kita dalam beberapa aspek. Ini adalah panggilan untuk bersikap inklusif dan menghargai kontribusi setiap orang dalam menyebarkan kasih Tuhan. Semoga demikian.




