Tips Untuk Memperoleh Hidup Yang Kekal

Tips Untuk Memperoleh Hidup Yang Kekal

SEMANGAT PAGI, mediasumatera.id – para saudaraku ytk. Sudahkah para saudaraku mengawali harimu dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan? Ingatlah bahwa doa dan ucapan syukur kepada Tuhan adalah tanda bahwa para saudaraku sebagai orang beriman dan rendah hati. Tuhan sangat mengasihi orang yang beriman dan rendah hati.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Markus 10: 17 – 27, yakni orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah. Pertanyaannya adalah apakah semua orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah? Dan apakah semua orang miskin pasti dan otomatis masuk Kerajaan Allah? Atas pertanyaan ini, menurut saya sangat tergantung, artinya, baik orang kaya atau pun orang miskin memiliki peluang yang sama. Jadi, orang kaya pun bisa masuk Kerajaan Allah, jika ia mampu menggunakan kekayaannya dengan baik, yang berarti tidak hanya untuk diri sendiri atau keluarganya saja, tetapi juga ia bermurah hati, dengan berbagi kepada orang-orang miskin atau yang berkekurangan dengan tulus. Maka, jika itu yang terjadi, orang kaya itu, tidak hanya kaya harta duniawi, tetapi kaya harta surgawi. Dengan demikian, orang kaya itu memiliki peluang besar untuk masuk Kerajaan Allah. Namun, jika dengan kekayaannya ia hanya memikirkan dirinya sendiri atau keluarganya saja, dan tidak memiliki kepedulian terhadap orang-orang miskin atau yang berkekurangan, alias ia tidak bermurah hati atau pelit atau kikir, bisa jadi ia memiliki peluang yang kecil untuk masuk Kerajaan Allah. Demikian pula dengan orang miskin. Jika orang yang miskin secara materi, dan dia juga tidak bermurah hati alias pelit atau kikir kepada sesama dengan alasan tidak punya apa-apa untuk diberikan, ditambah lagi miskin secara rohani, malas berdoa atau beribadat atau malas ikut kebaktian dan malas menghadiri ekaristi setiap hari Minggu, maka peluang orang miskin itu untuk masuk Kerajaan Allah sangat kecil. Tetapi, walau orang yang miskin secara materi, tetapi secara rohani kaya, rajin, tekun dan setia berdoa, atau beribadat atau ikut kebaktian dan menghadiri ekaristi setiap hari Minggu, atau mungkin biarpun miskin secara materi, tetapi ia bermurah hati alias tidak pelit atau kikir atau suka memberi dari kemiskinan atau kekurangannya kepada orang lain, maka orang itu memiliki peluang yang sangat besar untuk masuk Kerajaan Allah. Jadi, tidak semua orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah, tetapi juga tidak semua orang miskin masuk Kerajaan Allah, melainkan sangat tergantung dari apa yang diperbuatnya dengan kekayaannya dan kemiskinannya.

Baca Juga :  Tuhan Menunjuk Tujuh Puluh Murid

Bagaimana dengan kita? Kita hendaknya belajar dari orang muda yang kaya dalam Injil hari ini, yakni: Pertama:
Perlunya penyerahan diri yang total dengan melepaskan keterikatan pada harta duniawi. Kedua: Mengasihi sesama, lewat tindakan kasih dan peduli dengan berbagi kepada orang miskin. Ketiga: Pentingnya pengorbanan dan ketaatan dalam mengikuti Yesus, jika ingin memperoleh hidup yang kekal

Maka, mari kita menempatkan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidup kita, sembari melepaskan keterikatan pada harta benda, dan kita harus mengasihi sesama dengan tulus. Semoga demikian🙏🙏