mediasumatera.id – Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Rahasia Kerajaan Allah tersembunyi bagi orang bijak dan pandai yang sombong, tetapi dinyatakan kepada orang kecil yang rendah hati, polos. Kata kuncinya adalah rendah hati, polos. Pada hari ini Gereja Katolik sejagat memperingati Santo Bonaventura, Uskup dan Pujangga Gereja.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Matius 11: 25 – 27, yakni ajakan Juruselamat. Para saudaraku, Yesus bersyukur karena Bapa menyembunyikan rahasia Kerajaan dari orang sombong, namun menyingkapkannya bagi HATI yang sederhana. Allah bukan anti intelektual, Ia justru memberi talenta akal budi. Yang ditolak-Nya bukan kepandaian, melainkan kesombongan yang menutup hati. Orang Farisi dan para ahli Taurat pandai, tetapi congkak. Sebaliknya, orang kecil yang polos dan rendah HATI, justru menerima KASIH Yesus. Maka ukuran Allah bukan gelar atau status, melainkan kerendahan HATI. Orang bijak yang rendah HATI akan berkenan di hadapan-Nya; Dan orang kecil yang sombong tetap ditolak. Kuncinya bukan besar atau kecil, pintar atau sederhana, melainkan HATI yang rendah dan tulus. Segala yang kita miliki hanyalah anugerah: kecerdasan, kesehatan, kesempatan, bahkan napas. Maka jangan datang kepada Tuhan dengan daftar prestasi, tetapi dengan HATI yang mengaku: “Aku butuh Engkau.”
Pesan Untuk Kita
Para saudaraku, Kerajaan Allah terbuka bukan bagi yang merasa hebat, melainkan bagi yang rela menjadi kecil. Mari gunakan kepandaian dan talenta kita bukan untuk meninggikan diri, tetapi untuk melayani. Sebab pada akhirnya, bukan seberapa banyak kita tahu tentang Allah, melainkan seberapa rendah HATI kita membiarkan Allah mengenal kita. Rahasia surga sederhana: Allah berkenan pada HATI yang rendah, polos, dan penuh percaya.
Pertanyaan Refleksi
1. Apakah aku rendah HATI atau diam-diam membiarkan kesombongan merasuki hatiku?
2. Apakah kepandaian dan talenta yang kumiliki kupakai untuk meninggikan diri, atau untuk melayani dan memuliakan Allah?
3. Apakah aku masih seperti anak kecil yang menggenggam tangan Bapa dengan polos dan percaya, atau sudah merasa mampu berjalan sendiri?
Selamat berefleksi🙏🙏
Doa Singkat
Tuhan Bapa yang penuh KASIH,
ajarilah aku untuk selalu rendah HATI dan polos di hadapan-Mu. Jauhkanlah kesombongan dari pikiranku, agar kepandaian dan talenta yang Engkau titipkan kupakai hanya untuk melayani dan memuliakan-Mu. Biarlah aku tetap seperti anak kecil
yang menggenggam tangan-Mu dengan percaya, sehingga rahasia Kerajaan-Mu terbuka bagi hatiku.
Amin.




