PALEMBANG, mediasumatera.id – Demi memastikan kesehatan warga Kota Palembang, Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui puskesmas di Kota Palembang melakukan skrining kesehatan bagi para siswa. Seperti yang dilakukan oleh Puskesmas Jalan Sosial, Senin (29/9/2025) menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan bagi para siswa kelas X SMA XAVERIUS 2 Palembang guna membantu menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan peserta didik
Nyimas Heni didampingi Oka Agil Deswantoro menjelaskan bahwa Puskesmas Jalan Sosial melakukan skrining atau pemeriksaan kesehatan secara rutin di sekolah untuk mendeteksi dini masalah kesehatan anak, seperti gangguan tumbuh kembang, penglihatan, pendengaran, dan penyakit lainnya.

Sementara itu dari Puskesmas Sosial yang melakukan skrining ialah dr Vera bersama team yaitu Vheny, Nurhayati, Monika, Eva, Kaulam, Nissa dan Dewinta. Kegiatan ini meliputi pengisian kuesioner, pemeriksaan fisik oleh tenaga kesehatan (misalnya tinggi badan, berat badan, pemeriksaan gigi dan mata), dan pendampingan oleh guru UKS. Tujuan utamanya adalah memastikan anak tumbuh dan belajar dalam kondisi kesehatan yang optimal, serta melakukan tindakan pencegahan dan penanganan dini jika ditemukan masalah kesehatan.
Penanggung jawab Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di wilayah kerja Puskesmas Sosial dr Vera menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin mengagendakan skrining terhadap kesehatan siswa sekolah semuanya akan mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan.

“ Pemeriksaan fisik yang kami lakukan terhadap siswa tersebut meliputi pemeriksaan kebersihan rambut, ketajaman penglihatan mata, kebersihan telinga, serta kondisi dan pertumbuhan gigi, termasuk pemeriksaan tenggorokan untuk mengetahui apakah ada pembesaran tonsil. Kemudian, kami juga memeriksa kebersihan kulit untuk melihat adanya luka, serta melakukan pemeriksaan pada kuku, baik dari segi kebersihan maupun panjangnya,”. jelas Vera.
Hasil dari pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas ini akan disampaikan kepada pihak sekolah. “Dengan demikian, sekolah akan meneruskannya kepada orang tua siswa, dan jika diperlukan tindak lanjut atau perawatan lebih lanjut, maka mereka akan dirujuk ke puskesmas untuk penanganan yang lebih lanjut,” tuturnya.

Tujuan Skrining Kesehatan Anak Sekolah:
- Deteksi Dini: Mengidentifikasi potensi masalah kesehatan seperti gangguan penglihatan, pendengaran, tumbuh kembang, penyakit menular, serta masalah kesehatan jiwa sejak dini.
- Peningkatan Kualitas Pendidikan: Memastikan anak dalam kondisi sehat sehingga dapat belajar dengan baik dan mencapai prestasi akademik yang optimal.
- Upaya Pencegahan: Memberikan rekomendasi tindak lanjut dan tindakan penanganan untuk mencegah masalah kesehatan menjadi lebih serius.
- Mendukung UKS: Memperkuat program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan.
Proses Pelaksanaan Skrining:
- Koordinasi: Sekolah dan Puskesmas berkoordinasi untuk menentukan jadwal dan pelaksanaan penjaringan kesehatan.
- Pengisian Kuesioner: Peserta didik, dibantu oleh orang tua/wali/guru jika diperlukan, mengisi kuesioner mengenai riwayat kesehatan dan perilaku.
- Pemeriksaan Fisik: Oleh Sekolah/Guru UKS: Pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kebersihan diri. Oleh Petugas Puskesmas: Pemeriksaan klinis yang lebih mendalam, seperti pemeriksaan gigi dan mulut, telinga, jantung, dan pernapasan.
Sementara itu, pihak sekolah yang diwakili penanggung Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Toinda Manalu dan Veronika Endah Lestari wakil kesiswaan menyampaikan bahwa pemeriksaan ini dilakukan untuk semua siswa kelas X. Ada sekitar 100 siswa yang diskrining pada hari ini. Lebih lanjut skrining kesehatan bagi para siswa ini memang telah diagendakan setiap tahunnya.
“Keinginan kami agar kondisi kesehatan anak ini bisa terus dicermati dan apabila muncul gejala kesehatan, dapat langsung terdeteksi. Setidaknya, jika orang tua kurang mengerti hal-hal terkait kesehatan, sudah ada informasi yang dapat diperoleh sehingga tindakan penanganan bisa dilakukan dengan lebih cepat dan mudah,” ungkap Toinda.(daris)







