PALEMBANG, mediasumatera.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keharmonisan dan persatuan antarumat beragama di wilayah tersebut. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan rutin silaturahmi dengan mengunjungi berbagai rumah ibadah, yang dilaksanakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Kunjungan silaturahmi tersebut mencakup tempat ibadah dari beragam agama, seperti:
• Gereja: Katedral Santa Maria, Santo Yoseph, Methodis Efrata, dan GDPI Segaran.
• Vihara: Maitribhumi Padang Selasa dan Metta Magga Putri Rambut Selako.
• Masjid: Almuawanah Padang Selasa dan Sabilil Haq Jln Semeru Dempo.
• Kelenteng: Hok An Keng Sungai Itam dan Hun Tao Keng Dwikora.

Ketua FKUB Palembang, Drs. H. Imron Rosydi, saat berkunjung ke Gereja Santo Yoseph, menekankan bahwa kondisi aman dan rukun tidak terwujud dengan sendirinya, melainkan memerlukan usaha dan peran aktif dari berbagai pihak, termasuk FKUB, terutama dalam menjaga kerukunan dan memfasilitasi pendirian rumah ibadah baru.
Kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk membangun dialog, memelihara kerukunan, dan memperkuat persatuan dalam bingkai keberagaman masyarakat Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 2007, FKUB Palembang aktif membangun suasana damai. Khususnya setiap bulan Oktober, pengurus FKUB rutin mengadakan kunjungan dan silaturahmi lintas agama.

FKUB juga berperan aktif dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi masalah yang dapat mengganggu kerukunan, dengan fokus pada tiga aspek utama: intoleransi, ketidakharmonisan sosial, dan isu pendirian rumah ibadah.
Imron Rosydi lebih lanjut menyampaikan bahwa berkat pembinaan dan dukungan dari instansi seperti Kesbang Pol, Kodim, Kajari, dan Polrestabes, keadaan di Palembang tergolong aman dan menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama. Pertemuan lintas agama ini menjadi langkah awal untuk mempererat tali silaturahmi dengan seluruh pemeluk agama di Kota Palembang.

FKUB diharapkan menjadi sarana komunikasi untuk menyelesaikan permasalahan demi terwujudnya masyarakat yang guyub dan rukun di Palembang, sejalan dengan perintah pemerintah pusat. Silaturahmi ini dinilai bermanfaat untuk:
• Menciptakan rasa saling percaya dan hormat.
• Meningkatkan pemahaman tentang praktik keagamaan yang berbeda.
• Memperkuat peran FKUB sebagai fasilitator kerukunan.
• Membangun hubungan harmonis antar pemeluk agama.
• Memelihara persatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
• Memberdayakan umat beragama demi kerukunan dan kesejahteraan bersama.








