Samosir, mediasumatera.id – Efendy Naibaho (Pemimpin Redaksi formatnews.id), Edward Limbong (jurnalis Waspada Online) dan Valencius Sitorus (Harian Waspada), juga anggota PWI Samosir, mangulosi Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, SIK, MH, Wakapolres Samosir Kompol Briston AM Napitupulu, ST, SIK dan AKP Edward Sidauruk, SE, MM, mantan Kasat Reskrim Polres Samosir, persis saat HUT Bhayangkara ke-80 di Pangururan, 1 Juli 2026.
Pemberian ulos ini disampaikan untuk lebih mengakrabkan para jurnalis yang bertugas di Polres Samosir dengan pimpinan Polres di saat usianya yang sudah mencapai 80 tahun. Khusus terhadap kepemimpinan Rina Tarigan, disebutkan sangat mumpuni, merakyat dan dekat betul dengan masyarakat luas.
Pada kesempatan itu, Efendy Naibaho, juga Ketua Yayasan Pusuk Buhit, secara terbuka mengharapkan Kapolres Rina Tarigan dinobatkan menjadi Duta Danau Toba meliputi Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Toba, Dairi, Simalungun dan Karo. Danau Toba memang butuh seorang duta yang benar-benar untuk memajukan pariwisata, budaya dan sekaligus menjaga alam dan lingkungan Danau Toba.
Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara dua periode itu berharap para bupati se-Kawasan Danau Toba, pimpinan DPRD-nya serta dukungan rakyat banyak ikut mendaulat Rina Tarigan terlebih kepada Kapolda Sumatera Utara untuk ikut memberikan restu dan Gubernur serta Ketua DPRD Sumatera Utara.
Efendy Naibaho menilai lebih bermanfaat menghunjuk seorang duta dengan membentuk tim kecil daripada membentuk badan otorita dan sejenisnya yang tidak transparan apa saja kerja dan bagaimana kinerjanya. Jika duta, selain membenahi dan membuat even tetap di Danau Toba, bisa berkunjung ke mancanegara mempromosikan Danau Toba dengan anggaran yang cukup dan bantuan donasi tetap dari berbagai pihak.
Danau Toba, disebutkan Efendy Naibaho, seharusnya dikelola dengan undang-undang, dengan nama Otorita Danau Toba. Sebelum proses RUU-nya, dibutuhkan ada duta-nya (red)







