Wabup Ogan Ilir: Mahasiswa KKN UMP Fokus pada Pendataan Stunting dan Masyarakat Tidak Mampu, Bukan Sekadar Nama Jalan

Wabup Ogan Ilir: Mahasiswa KKN UMP Fokus pada Pendataan Stunting dan Masyarakat Tidak Mampu, Bukan Sekadar Nama Jalan

Ogan Ilir, mediasumatera.id – Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., menekankan pentingnya orientasi lapangan bagi mahasiswa dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau Pengalaman Belajar Lapangan (PBL). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan kegiatan PBL Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) Angkatan ke-66 Tahun 2026, di Gedung Pendopoan KPT Tanjung Senai, Kamis (23/7/2026).

Wabup Ogan Ilir: Mahasiswa KKN UMP Fokus pada Pendataan Stunting dan Masyarakat Tidak Mampu, Bukan Sekadar Nama Jalan

Ardani mengingatkan para mahasiswa bahwa tantangan di lapangan sangat berbeda dengan teori di bangku kuliah. Ia menginstruksikan agar peserta KKN tidak hanya terpaku pada hal-hal permukaan seperti pemberian nama jalan atau pemasangan lampu, melainkan fokus pada permasalahan substansial di desa.

“Terima kasih kepada para mahasiswa. Saya berharap kalian dapat membantu mengatasi kendala nyata di desa. Jangan hanya fokus pada nama lorong atau lampu jalan. Datangi langsung rumah warga, lakukan pendataan masyarakat tidak mampu, dan bantu percepatan penurunan angka stunting,” ujar Ardani dalam sambutannya.

Wabup Ogan Ilir: Mahasiswa KKN UMP Fokus pada Pendataan Stunting dan Masyarakat Tidak Mampu, Bukan Sekadar Nama Jalan

Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi, termasuk aplikasi Sedesi (Sistem Data Desa), agar data yang diserap dari lapangan menjadi ilmu yang bermanfaat dan akurat bagi perencanaan pembangunan desa.

Kegiatan PBL kali ini melibatkan Puluhan mahasiswa yang disebar ke lima kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir.,Satu
Indralaya,dua Indralaya Utara,
tiga Indralaya Selatan,empat
Tanjung Batu,lima Payaraman.
Mereka dibagi dalam kelompok-kelompok kecil yang ditempatkan di berbagai desa untuk menjalankan program kerja. Fokus utama kegiatan ini meliputi pendataan kependudukan, intervensi kesehatan untuk penurunan angka stunting, serta perbaikan sanitasi lingkungan.

Wabup Ogan Ilir: Mahasiswa KKN UMP Fokus pada Pendataan Stunting dan Masyarakat Tidak Mampu, Bukan Sekadar Nama Jalan

Ketua Pelaksana Kegiatan PBL UMP, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu pemerintah desa dalam melengkapi data yang belum tercatat secara resmi.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pencegahan stunting, sehingga kehadiran mereka benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Prof. Abid.

Dengan adanya kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah ini, diharapkan isu-isu strategis seperti stunting dan ketepatan data sosial di Ogan Ilir dapat tertangani dengan lebih baik melalui pendekatan berbasis komunitas.(Junaidi)