JAKARTA, mediasumatera.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) bersama LP3KD menyelenggarakan pertemuan virtual melalui Zoom Meeting bertajuk “Peran Humas sebagai Pilar Strategis LP3KN: Bersahabat dengan Pers, Membangun Jejaring Media yang Kredibel dan Berdampak” pada Minggu (09/08/2026) pukul 17.00 WIB. Acara yang menghadirkan pakar komunikasi publik, Dr. Rosarita Niken Widiastuti, ini bertujuan untuk memperkuat sinergi internal, memperluas jejaring, serta menegaskan peran strategis kehumasan dalam memperkokoh reputasi positif lembaga di mata masyarakat.
Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) adalah lembaga yang bertugas membina, mengembangkan, dan mengoordinasikan kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik di tingkat nasional guna mempererat toleransi, kebangsaan, dan pembinaan mental spiritual umat.
Dalam paparan utamanya, Dr. Rosarita Niken Widiastuti menegaskan bahwa hubungan masyarakat (Public Relations) modern bukan sekadar fungsi administratif, melainkan sebuah profesi berbasis pengetahuan (knowledge-based profession) yang menuntut kompetensi, kepemimpinan berbasis data, serta analisis isu secara mendalam.
Tujuan utama dari fungsi kehumasan ini adalah memupuk goodwill (niat baik), memelihara pemahaman bersama (mutual understanding), serta menumbuhkan kepercayaan publik secara berkelanjutan. Untuk mencapai hal tersebut, Humas LP3KN dituntut menjalankan peran kunci secara terukur dan sistematis, mulai dari perencanaan hingga pengendalian arus informasi.
Ada tiga fungsi utama kehumasan yang ditekankan dalam pertemuan ini:
1. Diseminasi Informasi Strategis: Menyosialisasikan berbagai kebijakan, program kerja, dan nilai keunggulan organisasi secara inklusif kepada seluruh lapisan masyarakat.
2. Manajemen Krisis dan Sentimen: Bertindak proaktif dan profesional dalam menetralisir sentimen negatif, mengklarifikasi disinformasi, serta mengelola komunikasi krisis secara tanggap dan transparan.
3. Pengelolaan Arus Informasi Terintegrasi: Memastikan penyampaian pesan publik berjalan secara konsisten, akurat, dan berbasis pada data yang terverifikasi.

Lebih lanjut, relasi media (media relations) disepakati sebagai “jantung” dari komunikasi organisasi. Hubungan yang harmonis antara jurnalis dan humas bersifat simbiosis mutualisme: humas bertindak sebagai penyedia materi berita yang faktual, menarik, dan objektif, sementara jurnalis memfasilitasi jangkauan penyebaran informasi kepada khalayak luas. Konsistensi dalam menyampaikan informasi yang andal menjadi kunci utama untuk menumbuhkan reliabilitas lembaga.
Untuk mengoptimalkan sinergi tersebut, LP3KN merumuskan empat langkah strategis hubungan media:
• Pelayanan Prima kepada Media: bersikap proaktif, responsif, dan siap memfasilitasi kebutuhan informasi awak media secara cepat dan tepat.
• Menjadi Sumber Rujukan Terpercaya: menyajikan data akurat secara konsisten agar insan pers menjadikan Humas LP3KN sebagai narasumber utama.
• Fasilitas Verifikasi Profesional: menyediakan press release berkualitas, press kit komprehensif, serta aksesibilitas verifikasi data yang terbuka.
• Kemitraan Personal-Profesional: membina hubungan baik dengan insan pers atas dasar saling menghormati, kepercayaan, serta pematuhan pada etika jurnalistik dan kehumasan.
Melalui penguatan profesionalisme ini, Humas LP3KN bertekad menjadikan komunikasi publik sebagai investasi jangka panjang demi menjaga integritas lembaga, merespons dinamika isu publik secara bijak, dan menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.(daris)







