Harmoni Kesatuan dan Kebersamaan Koordinasi SMP Katolik Palembang Dalam Livoli Competition

Harmoni Kesatuan dan Kebersamaan Koordinasi SMP Katolik Palembang Dalam Livoli Competition

mediasumatera.id – Koordinasi sekolah-sekolah Katolik se – kota Palembang yang terdiri dari sembilan SMP Katolik di Kota Palembang, yaitu SMP Xaverius 1, SMP Xaverius 2, SMP Xaverius 3, SMP Xaverius 5, SMP Xaverius 6, SMP Xaverius 7, SMP Xaverius Maria, SMP Indriasana, dan SMP Santo Louis. Mengawali tahun 2024 selama dua hari yang penuh semangat, yaitu pada Jumat, 26 Januari dan 2 Februari 2024, di SMP Xaverius 1 Jalan Kapten Marzuki 513 Palembang menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk Harmoni, persaudaraan, dan semangat kompetisi yang sehat berkumpul dalam sebuah acara yang memukau dalam Livoli Modern X Tradisional Dance Competition.Harmoni Kesatuan dan Kebersamaan Koordinasi SMP Katolik Palembang Dalam Livoli Competition

Harmoni Kesatuan dan Kebersamaan Koordinasi SMP Katolik Palembang Dalam Livoli CompetitionFr. Faustianus Banusu, BHK, M.Pd., Ketua Panitia Livoli, dalam sambutan pembukaan menjelaskan bahwa landasan kegiatan ini berasal dari program kerja 2022-2024 dan hasil rapat koordinasi kepala sekolah. Tujuannya jelas: menumbuhkan keakraban dan kekerabatan, mengembangkan sikap sosial yang positif, mendorong rasa saling menghargai, dan menciptakan prestasi untuk generasi muda. Selain kompetisi Livoli tingkat SMP, dalam acara ini juga menampilkan perlombaan tari modern yang inovatif.Harmoni Kesatuan dan Kebersamaan Koordinasi SMP Katolik Palembang Dalam Livoli Competition

Agutinus Sukamdi salah satu guru SMP Xaverius 1 Palembang menerangkan bahwa ajang Livoli Modern X Tradisional Dance Competition antar SMP Katolik se Palembang ini bukan hanya sebuah ajang kompetisi, tetapi juga merupakan medium untuk menyatukan hati, pikiran, dan semangat para pelajar. Lewat tari dan olahraga, mereka belajar tentang kebersamaan, kerjasama, dan pentingnya menghargai keunikan masing-masing individu, yang terpenting bukanlah siapa yang menang atau kalah, melainkan bagaimana setiap peserta dan penonton dapat membawa pulang nilai-nilai persaudaraan sejati. Kompetisi ini menjadi bukti bahwa melalui seni dan olahraga, kita dapat membangun dunia yang lebih damai dan harmonis.

Baca Juga :  HARI AIDS SEDUNIA RIBUAN RELAWAN GMDM DPD PROVINSI JAWA TIMUR GELAR JATIM SEHAT BERSINAR