Jakarta, mediasumatera.id – Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia (IARSI) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang merombak struktur dan sistem remunerasi komisaris serta direksi BUMN. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah tegas untuk memperkuat tata kelola, menekan pemborosan, dan memastikan uang rakyat digunakan secara efektif.
Wakil Sekjen IARSI, Boy Ferdinand H. Lbn Gaol, menegaskan komitmennya untuk mendukung visi Presiden menjadikan BUMN kuat, andal, dan terukur. “Kami siap memberikan masukan strategis agar BUMN menjadi motor penggerak ekonomi nasional yang dapat diandalkan,” ujarnya.
Dalam pertemuan ramah tamah bersama Sekretaris BPH Migas Dr. Patuan Alfon Simanjuntak, Ketua Bidang Hilirisasi SDA PP PII Thurman Simanjuntak, dan Mayjen TNI (Purn) Karev Nusa Bakti Marpaung, dibahas sinergi lintas sektor untuk mendorong hilirisasi, efisiensi, dan pengawasan di sektor strategis.
Thurman Simanjuntak: Reformasi BUMN harus diiringi strategi hilirisasi yang terukur dan kolaborasi nyata.
Mayjen TNI (Purn) Karev Nusa Bakti Marpaung: Keberhasilan BUMN adalah keberhasilan bangsa; integritas dan disiplin menjadi kunci.
Dr. Patuan Alfon Simanjuntak: Reformasi sektor energi harus memastikan distribusi energi yang adil dan berkelanjutan.
IARSI optimistis, dengan ketegasan kebijakan Presiden dan dukungan berbagai pihak, BUMN dapat menjadi pilar ekonomi nasional yang sehat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.







