Minggu, 30 Mei 2021 23:16 WIB

KEPENGURUSAN FEDERASI BURUH INDONESIA (FBI) OKI DIBEKUKAN, DINILAI ABAIKAN PENGURUSAN TUNTUTAN HAK ANGGOTA KE MANAGEMANT PERUSAHAAN, DPW FBI SUMSEL AMBIL KENDALI

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :539 kali dibaca | Durasi baca : 2 Menit

Selama proses permasalahan ini kami selalu dijanjikan janji manis GM PT. Gading Cempaka Graha, Dimulut mereka itu hanya ada kebohongan semua, yang ada satu persatu Unit atau alat berat keluar dari kebun yang kami duga sudah dijual, kalau ngomong dan berjanji begitu lembutnya, namun apa yang kami terima, semua janjinya hanya manis di bibir saja, saat ini kami butuh hak kami hanya untuk memberi makan anak dan istri kami. Kami bekerja disini bukan untuk mencari kekayaan seperti bos-bos diatas.

MEDIASUMATERA.ID-OKI : Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Federasi Buruh Indonesia (FBI) Sumatera Selatan Resmi membekukan dan membebas tugaskan Struktur Dewan Pengurus Cabang (DPC) Federasi Buruh Indonesia (FBI) Ogan Komering Ilir (OKI). Sabtu, 29 Mei 2021.

Andreas OP Ketua DPW FBI Sumatera Selatan mengatakan, memang benar saat ini kepenggurusan atau Dewan Pengurus Cabang (DPC) Federasi Buruh Indonesia (FBI) Ogan Komering Ilir sudah kita bekukan.

“Kita bekukan kepenggurusan DPC FBI Oki tentu mempunyai alasan yang sangat kuat, kepengurusan  DPC FBI Oki  dalam memperjuangkan hak karyawan dinilai tidak maksimal dan tidak sesuai marwah buruh serta selalu menghindar jika di konfirmasi karyawan mengenai perkembangan proses permasalahan yang mereka hadapi saat ini, kepengurusan  DPC FBI Oki juga dinilai selalu tertutup dan tidak ada komunikasi dengan DPW FBI Sumatera Selatan”. Ungkapnya.

KEPENGURUSAN FEDERASI BURUH INDONESIA (FBI) OKI DIBEKUKAN, DINILAI ABAIKAN PENGURUSAN TUNTUTAN HAK ANGGOTA KE MANAGEMANT PERUSAHAAN, DPW FBI SUMSEL AMBIL KENDALI

Andreas OP Ketua DPW FBI Sumatera Selatan juga menambahkan, Jika kita masuk dalam suatu organisasi tentunya yang utama itu adalah komunikasi yang baik, bertukar pendapat dan berjuang bersama-sama untuk memperjuangkan nasib para anggota pekerja yang sudah terdaftar dan tercatat dalam data federasi buruh Indonesia, bukan malah menghilang entah kemana. Tegasnya.

Baca Juga :  Launching Buku Musi Banyuasin 2030: World Capital of Sustainable Energy Based on Palm-Oil

Pada saat kunjungannya di areal kebun PT. Gading Cempaka Graha (GCG) Andres OP mengajak seluruh karyawan PT. GCG untuk berkumpul dan bertukar pendapat, kemudian seluruh karyawan diberi pengarahan agar tetap tenang, dan permasalahan yang saat ini yang sedang berjalan diambil oleh Dewan Pengurus Wilayah Federasi Buruh Indonesia Sumatera Selatan, Andreas OP berjanji akan mengusut tuntas kasus ini, dan meminta perusahaan agar membayar hak karyawan yang belum terbayarkan.

Untuk menyelesaikan kasus karyawan PT. Gading Cempaka Graha (GCG) yang selama terabaikan hak atas Tunjangan Hari Raya yang belum mereka terima dan upah mereka sembilan bulan tidak di bayar oleh perusahaan, Ketua DPW FBI telah berkordinasi dengan Disnaker Provinsi Sumatera Selatan agar ditindaklanjuti.

KEPENGURUSAN FEDERASI BURUH INDONESIA (FBI) OKI DIBEKUKAN, DINILAI ABAIKAN PENGURUSAN TUNTUTAN HAK ANGGOTA KE MANAGEMANT PERUSAHAAN, DPW FBI SUMSEL AMBIL KENDALI

Sementara Itu Agus Pranoto sebagai Ketua Pengurus Komisariat (PK) PT. Gading Cempaka Graha mengatakan, Kami saat ini sangat mengahapkan hak-hak kami sebagai karyawan dipenuhi, Selama proses permasalahan ini kami selalu dijanjikan janji manis GM PT. Gading Cempaka Graha, Dimulut mereka itu hanya ada kebohongan semua, yang ada satu persatu Unit atau alat berat keluar dari kebun yang kami duga sudah dijual, kalau ngomong dan berjanji begitu lembutnya, namun apa yang kami terima, semua janjinya hanya manis di bibir saja, saat ini kami butuh hak kami hanya untuk memberi makan anak dan istri kami. Kami bekerja disini bukan untuk mencari kekayaan seperti bos-bos diatas. Ungkapnya.

Saya sebagai Ketua Pengurus Komisariat (PK) PT. Gading Cempaka Graha, mewakili dari beberapa anggota serikat pekerja Federasi Buruh Indonesia Ogan Komering Ilir sangat mengharapkan agar dengan pengambilan alih kepengurusan ini dapat berjalan dengan baik, dan segera di proses di Provinsi Sumatera Selatan. Tegasnya.

Baca Juga :  Team Saber pungli Kabupaten Deli Serdang Sosialisasikan Saber Pungli  Di kantor Camat Tanjung Morawa

Saya harap Ketua DPW FBI Sumsel dapat menyampaikan hal ini ke Disnaker Provinsi Dan DPRD Sumatera Selatan, dan hak kami pun dapat dibayarkan. (Ruslan)

Komentar

News Feed