Kamis, 10 Juni 2021 11:27 WIB

Ketua IKA UKMC Sesalkan Pernyataan Idrus Ropik Anggota DPRD Kota Palembang Fraksi PKS Yang Menolak Pendirian Tempat Ibadah Gereja HKBP di Alang-alang Lebar Palembang

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :745 kali dibaca | Durasi baca : 3 Menit

Kami juga akan memantau perkembangan rencana pembangunan HKBP Alang-alang lebar Palembang, hal ini dikarenakan ada beberapa anggota IKA UKMC Palembang dan keluarganya juga adalah jemaat di gereja HKBP Palembang.

MEDIASUMATERA.ID-PALEMBANG : Kebebasan untuk memeluk agama dan beribadah dijamin oleh UUD 1945. Maka dengan itu, beragama, beribadah adalah hak segala bangsa indonesia. Menanggapi tentang salah satu anggota DPRD Kota Palembang yang menyampaikan pandangan tentang pendirian rumah ibadah HKBP yang bertempat di Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL) Palembang diminta dihentikan, adalah pengekangan terhadap hak warga negara yang telah dijamin Undang-Undang. (Kamis, 10-6-2021).

 

Sebelumnya beredar di media online, Dalam Rapat Paripurna dengan agenda pandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) Kota Palembang Tahun 2021 tanggal 7 Juni 2021 yang lalu, Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PKS membacakan Pandangan umum terkait rencana pendirian rumah ibadah bagi umat Kristen, pendirian rumah ibadah Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang beralamat di Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL).

Ketua IKA UKMC Sesalkan Pernyataan Idrus Ropik Anggota DPRD Kota Palembang Fraksi PKS Yang Menolak Pendirian Tempat Ibadah Gereja HKBP di Alang-alang Lebar Palembang

“Menurut Idrus Ropik Anggota DPRD kota Palembang dari Fraksi PKS, bahwa rencana pendirian rumah ibadah Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) tersebut ditengah pemukiman warga, dan dianggap tidak sesuai dengan syarat, sehingga warga sekitar menolak rencana pembangunan rumah ibadah tersebut, atas dasar itu ia mendesak walikota agar bersikap tegas terkait rencana pendirian rumah ibadah HKBP tersebut, agar tidak terjadi polemik bagi masyarakat yang dikutip dari Ampera.co”

 

Ketua IKA UKMC Palembang, Okta angkat bicara, dan sangat menyesalkan soal pernyataan anggota Fraksi PKS DPRD Kota Palembang Idrus Rofik. Soalnya apa yang disampaikan beliau di Rapat Paripurna dengan agenda pandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) Kota Palembang Tahun 2021 tanggal 7 Juni 2021 yang lalu, hal yang sampaikan sama sekali berbeda dengan fakta yang ada di lapangan. Fakta yang ia temukan dilapangan tidak sesuai dengan pernyataan yang disebutkan oleh anggota DPRD kota Palembang dari Fraksi PKS tersebut, pasalnya yang ia temukan bahwa lokasi tempat rencana pendirian rumah ibadah HKBP yang beralamat Kelurahan talang kelapa kecamatan Alang-alang Lebar jauh dari pemukiman penduduk dan masih ditumbuhi semak belukar/Hutan. Ungkapnya

Baca Juga :  Satreskrim Pidum Tekab 134 Polrestabes Berhasil Ungkap Kasus Pembongkaran Rumah di Jalan Cinde Welan Kelurahan 24 Ilir Kota Palembang

Ketua IKA UKMC Sesalkan Pernyataan Idrus Ropik Anggota DPRD Kota Palembang Fraksi PKS Yang Menolak Pendirian Tempat Ibadah Gereja HKBP di Alang-alang Lebar Palembang

Okta, Ketua IKA UKMC Palembang menambahkan, Kebebasan untuk memeluk agama dan beribadah dijamin oleh UUD 1945. Maka beragama dan beribadah serta mendirikan rumah ibadah ini adalah hak segala bangsa Indonesia selagi persyaratan dan perijinan dilengkapi untuk rencana pembangunan rumah ibadah tersebut. Katanya saat di konfirmasi melalui Whatshapp.

Okta yang merupakan Jubir PRIMA Sumsel menambahkan, jika dalam suatu rencana pembangunan rumah ibadah sudah memenuhi persyaratan dan persetujuan masyarakat kenapa harus dipersulit, apalagi kita sudah menerima informasi dan di buktikan adanya tanda tangan warga kelurahan Talang Kelapa lebih kurang 60 jiwa yang mendukung rencana pembangunan rumah ibadah HKBP di Kel. Alang-alang lebar Palembang.

“Saya rasa panitia pembangunan rumah ibadah HKBP Alang-alang lebar Palembang pasti sudah melihat seluruh aspek termasuk persyaratan dan perijinannya, Sosial, Politis tidak menjadi alasan kuat untuk menolak dan menghentikan rencana pembangunan rumah ibadah tersebut, apalagi rencana bangunan itu sudah jauh dari pemukiman penduduk untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sekali lagi kami menyesalkan dan sangat menyayangkan statement tersebut, dan meminta anggota Fraksi PKS DPRD Kota Palembang Idrus Rofik bisa mengklarifikasi dan memberikan penjelasan yang gamblang kenapa hal tersebut bisa disampaikan dalam pandangan umum. Tegasnya.

Ketua IKA UKMC Sesalkan Pernyataan Idrus Ropik Anggota DPRD Kota Palembang Fraksi PKS Yang Menolak Pendirian Tempat Ibadah Gereja HKBP di Alang-alang Lebar Palembang

“Saya masyarakat Sumsel mengharapkan agar semua masyarakat Sumatera selatan dapat bersatu dan jangan membeda-bedakan antar Suku, ras dan agama, jika persyaratan dan perijinan sudah dilengkapi kenapa harus dipersulit, diketahui Sumatera selatan saat ini dikenal dengan kerukunannya (Zero Konflik),” Saya berharap jangan sampai terjadi perkelompokan antara mayoritas dan minoritas,” ungkap

Saya berharap Pemerintah Kota Palembang agar segera mengambil tindakan tegas, jika rencana pembangunan rumah ibadah HKBP dianggap sudah sesuai dengan persyaratan dan perijinan yang lengkap janganlah di persulit untuk memberikan rekomendasi pembangunan rumah ibadah tersebut, agar tidak memicu konflik antar umat beragama. Dan alangkah baiknya Pemerintah kota Palembang untuk memanggil Ketua- ketua forum lintas agama dan dikumpulkan untuk meminta pendapat dari mereka atas pendirian rumah ibadah HKBP tersebut,”paparnya.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Masa Jabatan 2021-2024

Kami juga akan memantau perkembangan rencana pembangunan HKBP Alang-alang lebar Palembang, hal ini dikarenakan ada beberapa anggota IKA UKMC Palembang dan keluarganya juga adalah jemaat di gereja HKBP Palembang. (J. Hutauruk).

Komentar

News Feed