Ogan Ilir, mediasumatera.id – Dikejutkan oleh ditampilkannya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jalan Belanti Gang Suhur. LK lV RT.08. kelurahan Tanjung Raja Barat menjadi daerah paling terdampak. Bahkan ada sala satu Anak yang meningal Kamis.(26/2/2026)

DBD adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus demam berdarah dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus . Penyakit ini dapat menyebabkan demam tinggi, perdarahan, hingga kematian.
Lura Tanjung Raja Barat ibuk Sasa Sumarti S.E mengatakan atas kejadian korban DBD melakukan Beris-bersi dan memberikan Serbuk insektisida untuk mengendalikan larva nyamuk. Bersama pihak Puskes.Bedan Desa.

“Kami atas nama Pemerintahan Tanjung Raja Barat turut Berduka Cita Atas Meningalnya Ahmad Izazi bin Firmansa yang Berduka kehilangan putranya semoga tidak ada lagi dan tidak ada ter ulanglagi. Kepada pihak Puskes atau pihak yang terkait semoga dapat bekerjasama dapat membantukami dalam hal mengatasi setuasi seperti ini Harapanya kedepan dengan warga untuk Sama-sama menjaga kebersihan rumah. Dan pihak Dinaskesehatan Puskesmas agar lebi memperhatikan lagi,” ujar buklura Sasa Sumarti
Buklura Tanjungraja Barat kerjasama stap puskes menyelusuri tempat tempat Ruma untuk memberikan Himbauwan kepada warganya kordinasi pelaksaan Puging dan memberikan serbuk Bahan Aktif inteksida pengedalian larva nyamuk di setiap rumah.
“Kepada warga supaya agar bisa membersikan lingkungan jangansampai nyamuk bisa mengdap di penampungan Air sampa kalubisa di bakar supaya tidak menampung air hujan ,” tuturnya Sasa Sumarti.

Orantua Korban DBD Corry Ocarina menjelaskan kejadian atas menigalnya putranya
” Awlnya Demambatuk pilek terus besokya baru mulai panas. Panasnyatu bagian kepalak bagian badan kepawa itu normal dan ditangani dengan Parasetamol kejala awalnya dari tagal 17 kemaren, Suda dikasi parasetamolsirup sempat turun dan tidak lama naiklagi labil kupikir itu reaksi Obat kan Beda-beda terus di kompres dan dikasilangi sempat turun dan kemudia naik lagi sampe Harike Tiga di larikan ke Bidan setempat dan dapat obatnya sama parasetamol 2 Botol dengan obat racikan dikasi pas bika malam Sabtu setela Jam 7 malam obat beraksi setela dikasi dikotrol cuman beda ditelapak Tangan Kaki dingin dan besoknya kondisi stabil. Dan Terjadi Diare satukali kodisi badan anak lemas gelisa dari situ si anak dilarikan ke UGD puskes Tanjung Raja Sabtu Sore sekitar jam 6 Sore dan tidak ada tindakan karna pasca waktu mau berbuka Puasa dan langsudi bawake RS Palembang disitula barutau bawa penyakit anaknya DBD dari hasil Lef sekarang anak saya masi satu masidirawat Rumasakit Bari ,” tutur Corri Octaryna.ibuk korban DBD
(JUNAIDI)







