Berita  

MIMPI TIMNAS KE PIALA DUNIA KANDAS DI PATRICK KLUIVERT

MIMPI TIMNAS KE PIALA DUNIA KANDAS DI PATRICK KLUIVERT

Oleh Frederikus Lusti Tulis

mediasumatera.id – Ambisi besar Indonesia utk lolos ke piala dunia 2026 gagal. Mimpi Yang semula  didukung oleh semangat nasionalisme dan euforia publik kandas ditengah jalan. Kerja keras federasi PSSI dan pelatih sebelumnya shin Tae yong (STY) sia-sia.

Peluang Indonesia seharusnya besar kalau pelatih Patrick tidak brunder memilih pemain. Jika dia menurunkan para pemain yang saat itu melawan Irak seharusnya Indonesia menang. Tapi semua kita ketahui para pemain yang diturunkan pelatih saat melawan Arab Saudi benar-benar membuat semua kaget dan menurut banyak pihak para pemain yang diturunkan cocok untuk uji coba bukan pertandingan yang seunggunya.

Setelah kalah melawan Arab Saudi beredar isu pelatih kita masuk angin.  Apakah kabar itu benar sampai saat ini belum terbukti, tetapi perlu dicek kebenarannya. Rumor itu semakin kencang karena Arab Saudi merasa dipermalukan Indonesia saat ronde ke tiga di GBK  . Lalu, banyak pihak berpendapat kalau tetap Shin Tae Yong mafia bola tidak  bisa mempengaruhinya, karena pelatih asal korea Shin Tae Yong (STY) tidak biasa kompromi dengan mafia bola, karena memang budaya korea sangat anti dengan kompromi dan cara2 yang tidak baik.

Lalu, kenapa Shin Tae Yong di pecat. Sampai hari ini pemecatan STY sampai detik ini belum ada yang tau penyebabnya.  Pihak PSSI pernah mengatakan, pemecatan STY karena faktor bahasa dan konflik antara pemain dan pelatih.

Tapi alasan PSSI itu di jawab oleh STY dengan prestasi di lapangan dengan mengalakan Arab Saudi 2-0. Artinya,  kita yang tidak paham dengan alasan pemecatan itu tidak bisa diterima. Buktinya Indonesia bisa mengalahkan Arab Saudi dan para pemain berpelukan setelah mengalakan Arab Saudi.  Jadi sebenarnya siapa yang jujur.  Kehadiran pelatih Patrick sebenarnya juga banyak pertanyaan karena saat menjadi pelatih ngak banyak prestasi saat menjadi pelatih tapi sebagai pemain bola memang Patrick adalah pemain top di jamannya.

Baca Juga :  Dinas PUPR Perkim Ogan Ilir Melakukan Penyelesaian Pembangunan Masjid RAUDHTUL MUTTAQIN

Jika pencipta bola hari ini meminta ke federasi PSSI supaya Patrick diganti  masuk akal karena sebagai pelatih dia tidak sukses mengantar Indonesia ke piala dunia 2026 . Pelatih Patrick tidak mampu menganalisa para pemain lawan dengan benar sehingga para pemain yang diturunkan saat lawan Arab Saudi tidak tepat dan tidak sesuai harapan.

Sepak Bola Adalah Cabang Olaraga yang dicintai

Setelah menuntaskan puasa 32 tahun dengan capaian mendali emas sepakbola  di sea games 2023, gairah terhadap cabang olaraga ini memang melonjak tajam.

Target pun dinaikan bukan sekadar juara regional melainkan ingin menjadi bagian dari pentas sepakbola terbesar sejagat.

Sayangnya semangat regenerasi tampak dikaburkan oleh jalan pintas yakni naturalisasi pemain asing, meski dengan dalih bahwa mereka memiliki garis keturunan Indonesia,

Harapan masuk ke dalam pentas dunia memang layak dimiliki Indonesia, Data world football report 2022 yg dirilis oleh AC Nielsen menunjukan bahwa 69 persen populasi indonesia adalah pengemar sepakbola. Di tingkat ini , angka ini hanya berada dibawah vetnam 75 persen dan uni emirat arab 70 persen.

Maka tidak heran keberhasilan timnas U 22 meraih emas di sea games 2023 menjadi perayaan Nasional.

Karena itu, para pengurus PSSI segera melakukan evaluasi dan memecat Patrick ssebagai obat untuk para pencinta bola. Para pencinta bola seratus persen tidak menyalahkan pemain tapi pelatihlah yang bertanggungjawab dan rela mundur dari pelatih TIMNAS ssenior kita. Bangkitlah sepak bola Indonesia. Mimpi saat akan terwujud.

 

Penulis Ketua Lembaga Studi Indonesia (LESSINDO)