Tanjung Raja, mediasumatera.id – Corry Oktarina adalah seorang ibu yang anaknya meninggal dunia dikarenakan terkena DBD ( Demam Berdarah Dengue).
” Sudah… dilaporkan ke puskes setempat, cuma diperiksa air dan di kasih bubuk insektisida untuk mengendalikan larva nyamuk ” Ujar Corry pada awak media di kediamannya Rt 8 Lk IV kelurahan Tanjung Raja Barat kabupaten Ogan Ilir Sumsel pada malam kamis, 25-2-2026.
Meski dalam suasana berkabung beliau tetap menerangkan kronologis kejadian anaknya meninggal dunia yaitu Amad Hijazi bin Firwansah yang berumur 2 tahun.

” Laporan sudah diterima, tapi kami meminta hasil laboratorium baru bisa melakukan Fogging ” terang Corry menyampaikan apa yang dikatakan bidan kelurahan Tanjung Raja Barat yang bernama Sebrina.
Lebih lanjut dikatakanya, walaupun ada beberapa tetangga yang berjarak satu sampai tiga rumah dari rumah saya ada juga anak anak mereka yang terkena DBD dan berhasil sembuh tapi penanganan dari Puskes setempat masih belum ada selain memberikan bubuk untuk membunuh nyamuk di air, hingga malam ini permintaan kami untuk Foging belum juga dilakukan oleh pihak Puskes, padahal satu lagi anak saya ayuknya almarhum masih dirawat dirumah sakit dikarenakan DBD, Papar Corry.
Saya berharap pemerintah setempat terutama dinas kesehatan lebih perhatian ” Jangan acuh tak acuh karena bukan keluarganya, sehingga mereka ( pihak Puskes) tidak respon, coba kalau itu anaknya pasti gercep actionnya “, harusnya lebih perhatianlah terhadap lingkungan, tutur Corry dengan kesal dan penuh harap.
Pantauan media di sekitar lokasi ada 12 anak anak yang terkena DBD, ada yang sudah sembuh dan ada yang masih dirawat. Ketika awak media menghubungi Kadinkes kabupaten Ogan Ilir , drg.Suryadi Muchzal M. KES via Whats App
” Besok pagi kita lakukan Fogging dari Puskes “. ( MS/ Reno. Sli)







