Ogan ilir, mediasumatera.id – Kamis(23/10/2025) Polsek Tanjungraja periksa Rumawarga terkena bencana alam tanah longsor di desa Jagolano kecamatan Rantau Panjang kabupaten Ogan Ilir.Bhabin katibnas Brikpol Angga yang mewakili AKP.Zahrin Hadirjuga Camat Rantaupanjang dan BPBD kecamatan kronologis kejadian Brikpol Angga ” Pada hari Kamis tanggal 23 Oktober 2025 sekira pukul 13.00 Wib, telah dilaksanakan cek lokasi bencana tanah longsor di Dusun I Rt 01 Desa Jagalano Kec. Rantau Panjang Kab. Ogan ilir yang mengakibatkan satu rumah warga terdampak
Adapun identitas korban
Nama : Usman Bin Yusup
Umur : 67 Tahun
Pekerjaan : Buru Harian Lepas
Alamat: Dusun 1 RT. 01 Desa Jagalano
Nama: Mariyati Binti Tulip
Umur : 58 Tahun
Pekerjaan : Mengurus Rumah Tangga
Alamat : Dusun 1 RT. 01 Desa Jagalano Kec. Rantau Panjang Kab. Ogan ilir.Adapun saksi mata yang melihat kejadian bencana
Bapak Tasmirih Bin Tulip
Umur 64 Tahun
Pekerjaan Petani
Tingal Dusun I RT. 01 Desa Jagalano Kec. Rantau Panjang Kab. Ogan Ilir.

Kronologis
“Pada hari Kamis, tanggal 23 Oktober 2025, sekitar pukul 07.00 WIB, pemilik rumah mendengar suara tidak biasa yang berasal dari bagian belakang rumah, tepatnya di area dapur, yang menyerupai suara tanah amblas atau longsor. Menyadari hal tersebut, pemilik rumah segera mengambil langkah antisipatif dengan mengamankan barang-barang yang berada dirumah guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta untuk mengurangi beban pada struktur bangunan di bagian tersebut agar tidak memperparah potensi longsor.
Sekitar pukul 13.00 WIB, kondisi tanah di sekitar area dapur tidak lagi mampu menahan beban bangunan. Tak lama kemudian terdengar suara gemuruh yang disusul dengan ambruknya bagian dapur rumah serta seluruh bagian rumah, terbawa oleh longsoran tanah,” ujar Tasmiri.

Berdasarkan hasil pengamatan awal, peristiwa longsor tersebut diduga disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan yang terjadi selama beberapa hari terakhir.
Terjadinya bencana tanah longsor di Dusun I Rt 01 Desa Jagalano Kec. Rantau Panjang Kab. Ogan ilir diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi serta lokasi rumah bertepatan di pinggir aliran sungai
Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerusakan 1 (satu) unit rumah yang ditotal ± 50 juta rupiah
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, untuk korban saat ini sudah mengungsi ke rumah saudara yang berada dekat dengan rumahnya.
Junaidi







