Media Sumatera, Online – Setelah melewati waktu yang cukup lama akhirnya PT MAS selaku eksportir berhasil melakukan ekspor perdana Cangkang sawit ke Thailand dari provinsi Bengkulu.
Dimana acara tersebut dihadiri :
1. Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah MMA
2. Pembina MAS : Marsda TNI (Purn) Gutomo, S.I.P
3. Pembina MAS : Laksdya TNI ( Purn) Achmad Djamaluddin M.A.P
4. Ketua & Sekjen APCASI
5. Direktur Jenderal Perkebunan-Kementerian Pertanian
6. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian
7. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan, dan Konservasi Energi
8. Team PT MAS & PT. Inti Persada
9. Dirut PTP
10. Direktur Pelindo
11. Pimpinan Bea cukai Bengkulu
12. Dandim bengkulu
13. Danlanal
14. Jajaran dinas pemda prov Bengkulu
15. BUMD Bengkulu
16. Dll

Saat ini beberapa negara sedang mengalami bencana kemarau berkepanjangan.
Bahkan kemarau panjang di spanyol mengakibatkan kebakaran hutan yg sangat luas.
Oleh karena itu, marilah kita turut serta menjaga bumi dari perubahan iklim untuk mengurangi dampak pemanasan global ujar ibu Anne Sri selaku Direktur Utama PT MAS.
Untuk itu kami MAS Group melakukan langkah kecil sebagai bentuk kepedulian terhadap isu pemanasan global , dimulai dengan mensuplai cangkang sawit sebagai energi terbarukan ke Negara Thailand dan beberapa industri didalam negeri.
Kami berharap akan banyak lagi industri di Indonesia yg akan menggunakan energi terbarukan.

Energi Terbarukan adalah sumber energi yang dapat menggantikan energi konvensional, seperti listrik hingga batu bara. Jenis energi ini berasal dari proses alam yang berkelanjutan yang dapat digunakan sebagai sumber energi bagi produksi maupun kebutuhan energi masyarakat.

Saat ini, kehidupan manusia masih banyak bergantung pada energi konvensional, seperti bahan bakar fosil.
Bahan bakar fosil sendiri merupakan sumber daya alam seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam yang akan habis apabila terus digunakan dan berkintribusi besar terhadap polusi udara.
Sementara itu, ada satu jenis energi yang dapat digunakan tanpa perlu ketakutan akan habis stoknya dan dapat menggantikan energi bahan bakar fosil yakni energi alternatif. Energi ini berasal dari proses alam dan dapat dikembangkan ke berbagai jenis bahan bakar pengganti minyak bumi dan semacamnya.
“Selamatkan bumi dengan langkah kecil yg berdampak positif bagi kehidupan di bumi”. Demikian pesan bu Anne Sri menutup wawancara singkat kami.







