Selasa, 22 Juni 2021 6:53 WIB

Safari Dakwah Di SMKN 4 Palembang Oleh FKUU Bersama Diknas Provinsi Sumsel “Jangan Sampai Siswa Siswi Terpapar aliran Keras”

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :293 kali dibaca | Durasi baca : 1 Menit

MEDIASUMATERA,ID-PALEMBANG : Forum Komunikasi Ulama dan Umaroh (FKUU) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Palembang bersama Dinas Pendidikan (Diknas) Provinsi Sumsel gelar safari dakwah di musolah  SMKN 4 Palembang, senin (21/6/2021)

Kepala Sekolah SMKN 4 Palembang Ramot Siahaan mengatakan Dirinya melihat dan mendengarkan yang sangat berharga yang disampaikan oleh ketua Pengurus Wilayah  Nahdahul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan (Sumsel) KH Amirudin Nahrawi (Cak Amir) sebagai penceramah pada kegiatan safari dakwa untuk guru-guru dan siswa siswi SMK N 4 Palembang sangatlah berguna

“Yang disampaikan oleh Cak Amir yaitu masalah pembelajaran pendidikan itu hanya diberikan kepada orang yang tidak berdosa dan untuk siswa siswi yang menyakiti guru dan orang tua yang tidak bertaubat serta aliran-aliran keras dengan sangat tegas itu adalah salah,” ucapnya

Safari Dakwah Di SMKN 4 Palembang Oleh FKUU Bersama Diknas Provinsi Sumsel "Jangan Sampai Siswa Siswi Terpapar aliran Keras"

Lanjut dirinya menuturkan bahwa terkait aliran keras atau ajaran sesat yang menyimpang dari agama, guru-guru selalu mengawasi jangan sampai ada kegiatan-kegiatan aliran keras di SMKN 4 Palembang

“Secara rahasia sebagai kepala sekolah saya selalu mengamati dan memantau anak-anak siswa siswi SMKN 4 jangan sampai terpapar mengikuti kegiatan-kegiatan aliran keras,”katanya Ramot Siahaan

Ramot Siahaan mengungkapkan terkait sistem pembelajaran di SMKN 4 Palembang semua mata pelajaran tanpa terkecuali termasuk mata pelajaran agama diajarkan melalui online atau daring

“Dan untuk praktek mata pelajaran agama kita minta persetujuan orang tua siswa siswi untuk mengizinkan anaknya  mengikuti praktek mata pelajaran agama secara langsung atau tatap muka, tetapi bagi orang tua yang tidak mengizinkan tetap kita layani secara daring,” ujarnya

Terakhir ia membeberkan terkait pelajaran praktek agama untuk siswa siswi SMKN 4 Palembang sangat kesulitan mengajarinya secara daring karena susah dalam pelaksanaannya

“Untuk ekstrakuler disekolah ini selama pandemi covid-19 ditiadakan dan sebelum pandemi covid-19 kegiatan ekstrkuler dalam nuansa keagamaan kita menyiapkan alat-alatnya seperti rebana, hadroh untuk marawis di SMKN 4 Palembang,” bebernya Ramot Siahaan (Iin)

Baca Juga :  Kadis Pertanian TPH Sumsel Dukung PT Buyung Poetra Sembada Sebagai Mitra Kerja Pemerintah Untuk Mendukung Program Food estate

Komentar

News Feed