PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Koordinator Pengawasan Kebijakan Masyarakat (KPKM) Republik Indonesia tingkat SMA se-Cabdisdik Wilayah VI yang diadakan hari Sabtu tanggal 31 Mei 2025 di Hotel Grand Palm, yang akhirnya dimenangkan dengan gemilang oleh SMA Methodist Pematangsiantar.
Perlombaan resmi dibuka oleh Ketua Umum KPKM-RI, Hunter D. Samosir. Dan acara pembukaan juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan dari Kabupaten Simalungun, seperti Kepala SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja, Rajoki Purba, serta Kepala SMA Negeri 2 Bandar, Suliyah. Dalam kesempatan tersebut, dua tokoh pendidikan memberikan sambutan inspiratif dan motivasi penuh semangat kepada seluruh peserta.

Lomba Dijalankan dengan Profesionalisme Tinggi
Sebanyak 16 sekolah ambil bagian dalam lomba ini. Mereka dibagi ke dalam 4 grup penyisihan, dengan dua tim terbaik dari tiap grup melaju ke babak semifinal, yang kemudian menghasilkan 4 finalis terbaik.
Dewan juri yang menilai jalannya kompetisi merupakan para dosen terbaik dari STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar, yaitu:
- Victor Asido Elyakim P., S.Kom., M.Kom.
- Yuegilion Pranayama, S.Si., M.Si.
- Hasudungan Siahaan, M.Kom.
Mereka menilai berdasarkan ketepatan jawaban, kecepatan respon, serta sikap dan kerja sama tim.
Final yang Sengit, Empat Sekolah Bertarung Hingga Titik Akhir
Dalam babak semifinal, persaingan sengit diwarnai kehadiran sekolah-sekolah unggulan seperti:
- SMA Negeri 4 Pematangsiantar
- SMA Negeri 2 Pematangsiantar
- SMA Negeri 1 Bandar
- SMA Negeri 1 Raya
- SMA Swasta Teladan
- SMA Swasta Budi Mulia
- SMA Swasta Gotong Royong
- SMA Swasta Methodist Pematangsiantar

Akhirnya, babak final mempertemukan empat tim terbaik yang menunjukkan dominasi mereka sepanjang kompetisi:
- 🥇 Juara I: SMA Swasta Methodist Pematangsiantar
- 🥈 Juara II: SMA Negeri 2 Pematangsiantar
- 🥉 Juara III: SMA Negeri 4 Pematangsiantar
- 🏅 Juara Harapan I: SMA Negeri 1 Raya
Yang menarik, SMA Negeri 1 Raya kembali berhasil mempertahankan gelar sebagai Tim Terfavorit untuk ketiga kalinya berturut-turut! Tak hanya itu, Guru Pembimbing Terbaik juga disabet oleh guru dari sekolah tersebut.
Prestasi Konsisten dari Methodist Pematangsiantar
Ini bukan pertama kalinya SMA Methodist Pematangsiantar menunjukkan taringnya. Mereka juga merupakan pemenang perdana saat lomba ini pertama kali digelar oleh KPKM-RI. Capaian ini menunjukkan konsistensi sekolah dalam membina siswa yang cerdas, kritis, dan berintegritas.
Penutupan acara dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, diwakili oleh Mikhael Manurung, S.H., yang juga bertugas sebagai juri tamu dan menyerahkan Piala juara kepada tim SMA Methodist.
“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras tim dan dukungan penuh dari guru pembimbing. Di acara Lomba Cerdas Cermat menunjukkan bahwa anak muda Pematangsiantar juga bisa jadi pelopor budaya antikorupsi,” ungkap salah satu juri bapak Victor Asido Elyakim P, S.Kom, M.Kom.
Kompetisi ini merupakan bagian dari program edukatif nasional yang digagas KPKM RI untuk menanamkan nilai antikorupsi sejak dini. Tahun ini, ajang LCC KPKM mengusung tema: “Mewujudkan Generasi Muda Berintegritas dan Anti-Korupsi untuk Indonesia Emas 2045.”
SMA Methodist Pematangsiantar tak hanya membawa pulang Piala dan piagam penghargaan, tetapi juga semangat baru untuk terus menjadi sekolah yang menanamkan nilai-nilai kebaikan di tengah era digital yang penuh tantangan.
Ketua Umum KPKM-RI, Hunter D. Samosir, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas suksesnya pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat KPKM-RI Tahun ke-4 ini. Dalam pernyataannya kepada media, beliau mengatakan:
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan luar biasa dari semua pihak, terutama dari dunia pendidikan, MKKS SMA, BNNK, serta Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Tanpa sinergi dan kolaborasi yang solid, kegiatan ini tidak akan berjalan sebaik ini. Ini bukti bahwa semangat membangun generasi muda yang berintegritas masih sangat kuat di tengah kita semua.” — Hunter D. Samosir, Ketua Umum KPKM-RI.
Beliau juga berharap kegiatan ini terus menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai antikorupsi, serta ajang yang melahirkan pemimpin masa depan yang cerdas dan beretika.
(VIP)







