Ogan Ilir, mediasumatera.id – Sosialasasi pemerintah daerah Ogan ilir. mendata dan mengkaji secara lebih detail dampak penurunan dana transfer pusat ke daerah atau ADD pada 2026. Di tengah keterbatasan Anggaran akibat pengurangangan dana ADD pemda juga mencoba menyiasati lewat penganggaran yang efektif dan efisien. Pagu seperti tunjangan perangkat Desa Asisten ll Diky yang menuai kritik publik diharapkan menjadi sasaran efisiensi.

” Seperti yang di terangkan Presiden Prabowo sebelumnya, Alokasi dana Desa ada pengurangan Anggaran dari BKD Traspot keuangan Daera ,” Ujardiki Selasa (17/112025)diGedungpendopoan Tanjungsenai.

Adapun dana yangberkurang kita Mautidak mau dijalankan menurutkamu terdiri atas sejumlah komponen, yaitu Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa, dan Dana Insentif Fiskal Daerah (DID).
Diki berharap Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh IndonesiaTerutama di Ogan ilir. (Apeksi) menyatakan tengah mendata dan mengkaji secara mendetail dampak riil dari penurunan TKD tersebut di kabupaten kita ini.

“Dana DKD berkurang menjadi 10% untuk tranpot keuangan daera berkura hampir 20091 milyar epeknya ke lokasi danadesa mautidak mau kita laksanakan karna bukan di daerakitobae diseluru Indonesia mengalami pengurangan DKD jadi pemerinta daera menerima progeamdari pusat jadi kepada kepaladesa untuk meneriama program yang ada dari pusat duit dak bayak bagenye bayak tetap mendukung Langkah ini penting dilakukan untuk melihat anggaran TKD bukan pada tataran global, ” tuturnya.

Acara belasung hikma di hadiri seluru kepaladesa sekabupaten Camat sekabupaten ketua PAC.Abpednas sekabupaten dan narasumber dan kepadinasperikanan.perpajakan dibukalangsung kepaladinas DPMD Ogan ilir, bapak Ariyadi mengatakan.

“Kepada seluru kepaladesa dan Bpd desa melalui pengurus Abpednas sesuwai astakita presiden Parabowo gimana nomor pimpres no 1 Tahun 2025 memastikan langka langkongklit untuk evesensi belanja dalam pelaksanaan APBN.APBD kepadapemerinta daera perintahan desa hal ini akan berdampak untuk anggaran Tahun 2026 dalamrangka percepatan pembangunan desa tentu semuadana alokasidesa dana bagi hasil pajak dan bagi hasil seperti lelanglebalebung dana bantuan Gubernur agar meningkatkan bagi masarat desa dengan mengucap bismila Acara ini dibuka,” sabutan pembukaan ole Aryadi
(Junaidi)







