Jumat, 25 Juni 2021 19:10 WIB

Terjadi Laka Tunggal di Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Kakaknya Koma, Adik Luka Ringan

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :349 kali dibaca | Durasi baca : 2 Menit

MEDIASUMATERA.ID-DELI SERDANG : Tuisna Anggraini alias Anggi, (20) warga Perumahan Kenanga, Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, saat ini dalam kondisi koma dan terpaksa harus dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi, Medan, Jumat (25/6/2021).

Disebabkan kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) tunggal yang dialaminya bersama sang adik, Triana Handayani (18), Kamis malam (24/6/2021), jam 23.30 WIB di sekitaran Jembatan di Desa Batang Jambu, Kecamatan Batang Kuis.

Sedangkan sang adik, Triana Handayani hanya mengalami luka ringan. Tangan kirinya terkilir dan salah satu jempolnya terluka. “Kejadiannya tadi malam, sekitar jam 23.00 WIB lewat gitu. Sempat kami bawa ke Klinik Puja di Batang Kuis, tapi tidak sanggup. Disarankan ke RS Mitra Medika di Tembung, kami bawa ke sana lagi. Adiknya, karena lukanya ringan dan udah dapat perawatan, kami bawa pulang untuk berobat ke tukang urut. Kalau kakaknya, Anggi, karena alat-alat kurang lengkap, disarankan ke RS Pirngadi, Medan,” beber Yuni, orangtua kedua korban.

Dijelaskan Yuni, awalnya kedua putrinya itu berboncengan naik kereta Honda Cup 70 BK 4191 BL ke rumah teman mereka sesama Komunitas Honda Cup 70 di Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan. Karena hari sudah larut, kedua Putrinya pun pulang. Saat pulang, untuk menjaga keselamatan kedua korban yang sama-sama perempuan dan kakak beradik itu, Rudy, anggota komunitas pun mengiringi dari belakang.

Terjadi Laka Tunggal di Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Kakaknya Koma, Adik Luka Ringan

Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di titi yang menghubungkan Kampung Kolam dan Desa Batang Jambu, tiba-tiba kereta yang mereka kendarai nyangkut di gundukan, membuat kereta mereka terbang dan kedua korban terjatuh. “Si Anggi kena pohon. Kami dapat khabar itu dari temannya, langsung datang dan bawa ke Klinik Puja,” sebut Yuni lagi.

Baca Juga :  Grand Opening GORGA EO, WO, dan Gallery, Menambah Nuansa Baru Di Tanah Sriwijaya

Sementara, Rudy menjelaskan lokasi kejadian memang gelap karena tidak ada Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). “Jadi pas pulang itu, saya temani karena kan dua-duanya perempuan. Untuk jaga-jaga. Apalagi sudah malam, sekitar jam 23.00 WIB lebih. Saya dari belakang, untuk nerangi jalan. Karena memang gelap, nggak ada lampu jalannya,” tutur Rudy.

Saat naik ke titi (jembatan), sambung Rudy, Sepeda motor yang dikendarai kakak beradik itu tiba-tiba terbang. Kedua korban sempat melompat. “Keretanya sampai terbang. Si Anggi sama Tia sempat lompat, tapi si Anggi kena pohon di pinggir jalan,” sambungnya. (LG)

Komentar

News Feed