Usulan Luhut Soal Kerugian Negara Bukan Korupsi, Koordinator PMPHI: Mempercepat Prediksi Prabowo Tentang Indonesia Akan Bubar 2030

Usulan Luhut Soal Kerugian Negara Bukan Korupsi, Koordinator PMPHI: Mempercepat Prediksi Prabowo Tentang Indonesia Akan Bubar 2030
Gandi Parapat

Medan, mediasumatera.id – Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) menilai usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, soal kerugian negara bukan bagian dari defenisi korupsi, merupakan upaya untuk mempercepat prediksi Prabowo Subianto sebelum menjadi Presiden jauh hari sebelumnya, bahwa tahun 2030 mendatang Indonesia akan bubar.

Koordinator PMPHI Wilayah Sumut, Gandi Parapat mengatakan, Luhut Binsar Panjaitan memiliki gagasan yang sangat heroik di tengah pemerintahan yang terus menjadi sorotan publik, baik di dalam maupun dari luar negeri. Gagasan Luhut bak menyerupai malaikat ini memiliki tujuan baik untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang dipastikan sudah mendengar maupun mendapatkan laporan tersebut.

“Kami melihat upaya Luhut ini seakan ingin menyelamatkan Danantara sebagai pengelola keuangan negara. Belum lagi persoalan dengan Menteri Keuangan di era Purbaya selesai terkait pengelolaan anggaran lebih dari 120 Triliun tuntas, usulan Luhut justru kami nilai akan menjerumuskan bangsa ini ke jurang kebangkrutan. Usulan Luhut ini luar biasa,” ujar Gandi Parapat.

Gandi mengungkapkan, usulan Luhut jika disetujui dikhawatirkan akan menciptakan monster baru di dalam pemerintahan. Usulan ini dipastikan akan membawa gejolak baru di tengah masyarakat. Soalnya, masalah korupsi masih tumbuh subur di negeri ini. Buktinya, aparat penegak hukum memproses pelaku korupsi.

“Meski negara ini benar – benar bersih kasus korupsi, menghilangkan dasar kerugian negara bukan bagian dari defenisi korupsi, sepertinya kurang tepat untuk diterapkan di negeri ini. Usulan Luhut ini selain mempercepat prediksi Prabowo Subianto akan Indonesia Bubar, justru membawa angin segar bagi pejabat bermental korup. Rakyat akan memberikan perlawanan,” sebutnya.