Ogan Ilir, mediasumatera.id – Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H., menghadiri langsung pelantikan pengurus sekaligus Rapat Kerja (Raker) Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ogan Ilir masa bakti 2026–2030. Kegiatan berlangsung di Gedung Pendopo Perkantoran Tanjung Senai, Indralaya, Selasa (28/7/2026).
Hadir turut Ketua KORMI Provinsi Sumatera Selatan Hj. Samtha Tivani didampingi Sekretaris Eko Agusianto, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, serta seluruh Camat se-Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam sambutannya, Wabub Ardani menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar kepengurusan yang baru dapat bersinergi dengan baik.
“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan pelantikan Ketua dan pengurus KORMI Kabupaten Ogan Ilir. Semoga kepengurusan yang baru dapat bekerja sama dan bersinergi dengan baik. Tugas utama adalah memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, demi mewujudkan warga Ogan Ilir yang sehat, gemilang, dan produktif. Kami berharap KORMI dapat memperkuat kemitraan khususnya dengan Dinas Pemuda dan Olahraga serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Ardani.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Ogan Ilir yang baru dilantik, Hj. Zaitun Mawardi Yahya, S.H., M.Kn., mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Sesuai semboyan KORMI “Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat”, pihaknya berkomitmen membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Dalam waktu dekat, kepengurusan akan segera membentuk struktur di tingkat kecamatan, serta mulai mempersiapkan kesiapan kontingen Ogan Ilir menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Provinsi (FORPROV) Sumatera Selatan yang akan digelar di Kabupaten Muara Enim pada November 2026 mendatang.
“Kami mengajak seluruh pegiat olahraga rekreasi di Ogan Ilir untuk berpartisipasi aktif, sebagai langkah persiapan menuju ajang nasional. KORMI Ogan Ilir saat ini menaungi sekitar 35 Induk Organisasi Olahraga,” jelas Zaitun.

Selain mengikuti ajang provinsi, pihaknya juga merencanakan pelaksanaan festival olahraga rekreasi tingkat kabupaten pada sekitar bulan Agustus mendatang yang akan dibagi menjadi tiga zona. Kegiatan ini juga bertujuan melestarikan olahraga tradisional yang mulai jarang digemari, agar tetap dikenal dan diwariskan generasi mendatang.
“Olahraga rekreasi keunggulannya tidak memerlukan fasilitas khusus maupun biaya besar. Meski dalam kondisi efisiensi anggaran, kami optimis kegiatan tetap berjalan meriah dan bermanfaat luas bagi kesehatan masyarakat,” pungkas Zaitun.
(Junai)







