Rabu, 16 Juni 2021 7:26 WIB

Wisudah Unsri Ke-154 Dimaju Satu Minggu Dari Jadwal Dengan Adanya Rencana Penerimaan CPNS Oleh Menpan

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :386 kali dibaca | Durasi baca : 2 Menit

“Diwisuda ke-154 kita mewisuda 830 serjana dimana kumlotnya mulai naik yaitu sebanyak 230 serjana, artinya program yang saya canangkan dulu 2017 tentang masa studi S1 paling lama 5 tahun sudah berjalan dimana jika dipersentasekan 25 persen dimana biasanya kumlot itu tidak pernah lewat dari 15 persen dari yang wisuda,”

MEDIASUMATERA.ID-PALEMBANG : Universitas Sriwijaya (Unsri) gelar wisuda ke-154 secara virtual dihadiri oleh Plh Sekda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) Akhmad Najib di Fakultas Hukum (FH) tower Unsri Palembang, selasa (15/6/2021)

Plh Sekda Pemprov Sumsel Dr H Akhmad Najib mengatakan secara demografis Indonesia akan mendapatkan bonus dengan catatan Sumber Daya manusia (SDM) harus berkualitas dan mempunyai kompetensi yang mampu bersaing untuk dunia

“Negara-negara yang menguasai tehnologi dan Ilmu Pengetahuan akan lebih cepat bergeraknya dan Wisuda hari ini merupakan momentum dimana alumni yang telah wisuda akan diuji dimasyarakat dengan kemampuan-kemampuan yang telah diperoleh mereka selama diperguruan tinggi ini,”ucapnya

Dan untuk itu ia atas nama Pemprov Sumsel mengucapkan selamat kepada alumni-alumni yang telah diwisuda serta terima kasih kepada tenaga pengajar baik Dosen maupun Guru Besar yang telah mampu menghasilkan tenaga-tenaga ahli dibidang masing-masing

“Semoga alumni-alumni ini tidak hanya bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) saja tetapi mampu mengajak untuk menciptakan lapangan kerja,”harapnya

Sementara Rektor Unsri Prof Dr Ir Anis Saggaf MSCE mengatakan wisuda hari ini ke-154 dimana setahun sebelumnya 2020 pada bulan april melaksanakan wisuda dua kali dan untuk sekarang berupaya untuk kembali normal tetapi tetap dilakukan secara daring

“Diwisuda ke-154 kita mewisuda 830 serjana dimana kumlotnya mulai naik yaitu sebanyak 230 serjana, artinya program yang saya canangkan dulu 2017 tentang masa studi S1 paling lama 5 tahun sudah berjalan dimana jika dipersentasekan 25 persen dimana biasanya kumlot itu tidak pernah lewat dari 15 persen dari yang wisuda,”ujarnya

Baca Juga :  Satreskrim Opsnal Unit Ranmor Polrestabes Palembang Berhasil Lumpuhkan Buron Pencurian Sepeda Motor Di Jalan Bambang Utoyo      

Dirinya menuturkan bahwa dulu kita mempunyai paradigma peninggalan penjajah dimana ilmunya itu semakin disiksa semakin bagus dan semakin lama studi semakin bagus oleh karena itu paradigma peninggalan penjajah tidak boleh dan harus dihilangkan

“Untuk sekarang sesuai dengan semboyan Unsri cepat, tepat dan qulifaid untuk menghilangkan paradigma peninggalan penjajah dan mudah-mudahan wisudah kedepan Unsri akan semakin bagus,”tandasnya Anis Saggaf

Terakhir Anis Saggaf menambahkan bahwa untuk wisudah ini dimajukan satu minggu dari jadwal dimana seharusnya kamis depan yang didapat dari rapat pimpinan (rapim) setelah mendapatkan pengumuman dari Kementerian Pendayagunaan Apratur Negara (Kemenpan)akan dibuka penerimaan CPNS seluruh Indonesia termasuk Dosen Unsri dengan kouta 88 untuk Dosen seluruh fakultas.

“Sehingga kita mempercepat wisudah agar masa tenggang sampai akhir bulan ini masih sempat untuk legalisir dan melengkapi berkas yang lain agar wisudawan dan wisudawati agar mempunyai kesempatan emas untuk ikut tes CPNS,”tutupnya (Indah)

Komentar

News Feed