Perkuat Pengabdian, Petugas Liturgi Gereja St Yoseph Palembang Ikuti Rekoleksi

Perkuat Pengabdian, Petugas Liturgi Gereja St Yoseph Palembang Ikuti Rekoleksi

PALEMBANG, mediasumatera.id – Sebanyak enam puluh petugas pelayan liturgi altar gereja ( Prodiakon, Pemazmur, Lektor ) dari Gereja Katolik Paroki Santo Yosef Palembang mengikuti kegiatan rekoleksi atau pembinaan mental dan spiritual di Gedung Serbaguna St. Louis, Sukabangun, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dedikasi dan profesionalisme para relawan dalam melayani umat dan masyarakat luas.
Mengusung tema “Mencintai Tugas Pelayanan,” kegiatan ini menghadirkan tokoh rohani RD Gading Johanes Sianipar sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia mengajak para peserta untuk meneladani nilai-nilai integritas dan ketulusan dalam bekerja.

Pentingnya Kerja Nyata dan Kerja Sama
Koordinator pelaksana kegiatan, Yohanes Suwarto, mengungkapkan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari upaya bidang liturgi untuk memperkuat sinergi antar-anggota. Menurutnya, pelayanan yang baik harus didasari oleh semangat kebersamaan dan tidak egois.
“Kami menekankan prinsip ‘Bangkit dan Bergerak Bersama’. Di era sekarang, tidak ada yang bisa bekerja sendirian. Semangat gotong royong ini harus dimulai dari lingkungan terkecil hingga tingkat kota agar tercipta keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Yohanes di sela-sela acara.

Perkuat Pengabdian, Petugas Liturgi Gereja St Yoseph Palembang Ikuti Rekoleksi

Integritas dalam Kesederhanaan
Dalam materi utamanya, RD Gading Johanes Sianipar mengangkat figur Santo Yoseph sebagai simbol pekerja keras yang setia namun rendah hati. Ia menekankan bahwa kualitas seseorang tidak hanya diukur dari apa yang diucapkan, tetapi dari tindakan nyata.
“Dunia saat ini membutuhkan orang-orang yang bekerja dengan hati yang tulus, jujur, dan memiliki tanggung jawab tinggi. Melayani bukan sekadar menjalankan tugas teknis, melainkan bentuk pengabdian sosial yang nyata bagi sesama,” jelas RD Gading.

Perkuat Pengabdian, Petugas Liturgi Gereja St Yoseph Palembang Ikuti Rekoleksi

Menjaga Kualitas Layanan Publik
Selain pembekalan mental, para peserta yang terdiri dari berbagai petugas liturgi gereja juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya persiapan sarana penunjang yang layak demi kenyamanan umat saat melaksanakan ibadah. Keserasian komunikasi dan pengelolaan potensi kelompok menjadi poin penting agar setiap program kerja dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat.
Perwakilan pengurus Dewan Pastoral Paroki, Ambrosius Anto Suprihanto, menambahkan bahwa pengabdian yang dilakukan para relawan ini harus dipandang sebagai panggilan jiwa. “Kunci utamanya adalah tidak merasa terpaksa. Jika kita bekerja dengan cinta, maka pelayanan tersebut akan terasa ringan dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini diisi dengan diskusi interaktif mengenai tantangan pengabdian di lapangan dan diakhiri dengan ekiristi kudus bersama.(daris)

Baca Juga :  Ekspresi Data KONFLIK DI REMPANG: SALAH DIMANA?