Renungan hari ini: Fokuskan Diri Pada Yesus, Bukan Pada Orang Lain

Renungan hari ini: Fokuskan Diri Pada Yesus, Bukan Pada Orang Lain

mediasumatera.id – Pax Vobiscum para saudaraku ytk.dalam Kristus Tuhan. Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita agar tidak perlu sibuk mengurus diri orang lain, sampai lupa mengurus diri sendiri. Yesus menegaskan fokuskan diri kita pada-Nya terlebih dahulu, buahnya baru mengurus orang lain. Jangan sampai diri sendiri belum beres, tetapi bergaya mau mengurus diri orang lain.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 21: 20 – 25, yakni murid yang dikasihi Yesus dan kata penutup. Para saudaraku, Petrus baru saja dipulihkan dan dipercaya Yesus untuk menggembalakan domba-domba-Nya. Namun seketika ia menoleh ke Yohanes dan bertanya, “Tuhan, bagaimana dengan dia?” Jawaban Yesus tegas: “Itu bukan urusanmu. Tetapi engkau, ikutlah Aku.”
Inilah teguran yang juga ditujukan kepada kita. Kita terlalu sering sibuk mengurus hidup orang lain, membandingkan, mengkritik, iri, padahal diri sendiri rapuh dan kering di hadapan Tuhan. Lebih parah lagi, kita kini digoda oleh “diri lain”: versi palsu yang lahir dari layar ponsel. Kita betah berjam-jam menatap guliran TikTok, tetapi cepat gelisah di depan tabernakel. Kita tenggelam dalam notifikasi, tetapi enggan duduk hening di hadapan Yesus. Diri digital, diri yang haus validasi, diri yang lari dari sunyi, itulah musuh terbesar iman kita. Yesus mengingatkan: bukan urusanmu bagaimana orang lain berjalan. Uruslah dirimu sendiri. Jangan biarkan matamu terus menoleh ke kiri dan ke kanan. Fokuslah pada-Ku, kata Yesus.

Pesan Untuk Kita

Para saudaraku, tantangan iman terbesar hari ini bukan sekadar dosa besar, melainkan kehilangan fokus. Kita lebih sering menatap wajah diri lain di layar ponsel daripada wajah Yesus di tabernakel atau altar Kapela atau Gereja. Injil hari ini mengajak kita kembali ke pusat hidup: berhenti mengawasi hidup orang lain, berhenti melayani “aku yang lain” yang palsu, dan berani menatap Yesus saja dalam doa, ibadat dan ekaristi. Karena hanya dengan menatap wajah-Nya, kita menemukan diri kita yang sejati. Amin

Baca Juga :  Ketua DPD RI, Biang Masalah Solar Karena Penetapan Kuota BPH Migas Yang Salah

Pertanyaan Refleksi

1. Apakah aku lebih sering menilai hidup orang lain daripada mengurus kelemahan diriku sendiri di hadapan Yesus?
2. Apakah aku membiarkan “diri lain” yang palsu, diri digital yang haus validasi, menguasai waktuku lebih lama daripada wajah Yesus di altar?
3. Apakah aku berani menyingkirkan distraksi, berhenti menoleh ke kiri dan kanan, dan sungguh menatap Yesus sebagai pusat hidupku?

Selamat berefleksi.. & selamat berakhir pekan🙏🙏

Doa Singkat

Tuhan Yesus, sering kali mataku sibuk menoleh ke kiri dan ke kanan, mengurus hidup orang lain, atau tenggelam dalam “diri lain” yang palsu di layar ponsel. Ampunilah aku yang kehilangan fokus pada-Mu. Bimbinglah aku untuk kembali menatap wajah-Mu, agar aku menemukan diriku yang sejati dan setia mengikuti-Mu. Amin.