Jangan Takut dalam Pergumulan, Tuhan Memberkati dan Melindungi Engkau

Jangan Takut dalam Pergumulan, Tuhan Memberkati dan Melindungi Engkau

PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Jemaat GKPI JK Immanuel melaksanakan ibadah Minggu Exaudi dengan penuh hikmat, sukacita, dan penguatan rohani pada Minggu, 17 Mei 2026. Ibadah tersebut menjadi momentum bagi jemaat untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan di tengah berbagai pergumulan kehidupan yang dihadapi sehari-hari.

Suasana ibadah terasa begitu teduh sejak awal dimulai. Alunan Pelengkap Kidung Jemaat yang lembut memenuhi ruangan gereja, diiringi permainan musik dari Inang S. br. Siregar bersama song leader Inggrid br. Ginting dan Helwis Togatorop. Setiap pujian yang dinyanyikan membawa jemaat larut dalam suasana penyembahan yang mendalam. Sebagian jemaat tampak menundukkan kepala dalam doa, sementara yang lain memejamkan mata, menikmati hadirat Tuhan yang dirasakan begitu dekat.

Jangan Takut dalam Pergumulan, Tuhan Memberkati dan Melindungi Engkau Dengan penuh ketenangan dan penghayatan, Inang Pnt. D. br. Gultom memimpin jalannya liturgi ibadah. Pembacaan epistel diambil dari Surat Yakobus 4:6-10 yang mengajak jemaat untuk hidup rendah hati di hadapan Tuhan dan senantiasa mendekat kepadaNya.

Jangan Takut dalam Pergumulan, Tuhan Memberkati dan Melindungi Engkau

Puncak ibadah semakin menyentuh ketika Firman Tuhan disampaikan oleh Amang Andres Siringoringo, S.Th., berdasarkan Kitab Bilangan 6:22-27 dengan tema, “Jangan Takut dalam Pergumulan, Tuhan Memberkati dan Melindungi Engkau.”

Dalam khotbahnya, Amang Andres Siringoringo, S.Th menjelaskan bahwa berkat Tuhan yang diberikan kepada bangsa Israel melalui Musa bukan sekadar berbicara tentang kekayaan, jabatan, atau keberhasilan duniawi, melainkan tentang perlindungan Tuhan, kasih karunia, dan damai sejahtera yang menyertai umatNya dalam setiap perjalanan hidup.

“Ketika kita berada dalam ancaman, pergumulan, dan ketidakpastian hidup, Tuhan tetap memberkati dan melindungi kita,” ungkapnya dengan suara tenang namun penuh peneguhan. Kalimat tersebut membuat suasana gereja seketika hening. Beberapa jemaat terlihat larut dalam perenungan, bahkan tampak meneteskan air mata karena merasa firman tersebut begitu dekat dengan pergumulan hidup yang sedang mereka alami.
Amang Andres Siringoringo, S.Th. juga mengingatkan jemaat agar tidak menjauh dari Tuhan saat menghadapi penderitaan. Menurutnya, manusia sering merasa doa-doanya tidak didengar ketika pergumulan datang bertubi-tubi. Namun justru dalam situasi itulah iman harus semakin didekatkan kepada Tuhan.
Pesan tersebut terasa sangat relevan bagi banyak jemaat yang tengah menghadapi persoalan kehidupan, baik ekonomi, kesehatan, keluarga, maupun pergumulan pribadi lainnya. Firman yang disampaikan dengan sederhana namun penuh makna itu menjadi penghiburan dan kekuatan baru bagi jemaat yang hadir.
Menutup kotbahnya, Amang Andres Siringoringo, S.Th juga menekankan bahwa damai sejahtera yang diberikan Tuhan merupakan berkat terbesar yang sering kali tidak terlihat oleh mata manusia. Menurut Amang Andres Siringoringo, S.Th, berkat sejati adalah ketika hati tetap tenang dan penuh pengharapan karena percaya pada penyertaan Tuhan dalam setiap keadaan.

Baca Juga :  Renungan hari ini: Yesus Bukan Roti Biasa

Pelayanan Ibadah:
• Warta Jemaat & Doa Syafaat: Amang C.Pnt. H Pasaribu
• Song leader/ Pujian: Inggrid br. Ginting dan Helwis Togatorop
• Organis: Inang S br Siregar
• Persembahan: Inang Pnt. S br Hutagalung & Amang C.Pnt. B Simangunsong
• Penerimaan Tamu: Amang C.Pnt. Victor Asido Elyakim P & Inang C.Pnt. L br Siagian.

Minggu Exaudi sendiri dimaknai sebagai minggu pengharapan, di mana umat percaya diyakinkan bahwa Tuhan mendengar setiap doa dan seruan umatNya. Karena itu, jemaat diajak untuk terus membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan serta tetap setia dalam doa di tengah tantangan kehidupan.

Ibadah ditutup dengan doa bersama dalam suasana yang penuh kekhusyukan. Banyak jemaat mengaku dikuatkan dan dihiburkan melalui firman yang disampaikan. Mereka pulang dengan hati yang lebih tenang, penuh damai sejahtera, dan keyakinan bahwa Tuhan tetap setia memberkati serta melindungi umatNya dalam setiap pergumulan hidup.
(VIP)