MEDIASUMATERA.ID-PEMATANGSIANTAR : Pelatihan Sendratari Karo dan Pakpak dilaksanakan 15-18 Juni 2021, Taman Wisata Iman Dairi, Pelatihan Sendratari Karo dan Pakpak diikuti 18 peserta Milenial dari berbagai sanggar etnik Karo dan Pakpak berlangsung dengan baik, diakhiri dengan simulasi pertunjukan kolaborasi. (Jumat, 18-6-2021).
Program pelatihan Sendratari Karo dan Pakpak bagian dari agenda pertunjukan kolaborasi 4 sub kultur (Simalungun, Toba, Karo, Pakpak) sebagai tim promo Destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba dibawah naungan BPNB Aceh.

Irini Dewi Wanti, kepala BPNB Aceh menyatakan kegiatan pelatihan ini memiliki tujuan sebagai pelestarian, perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan warisan budaya kepada generasi milenial. Ungkapnya.
Peserta antusias mendapatkan bimbingan dan dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan seni pertunjukan.
Dasar dasar pertunjukan teater diberikan oleh seniman Thompson HS (Kurator) dan Sultan Saragih , Gerak Tari dan Koreografer disampaikan Agung, musik tradisional dan penggarapan oleh Brevin Tarigan, hingga Ojax manalu menyajikan sisi artistik , satu elemen penting yang memperkuat pertunjukan.

Peserta merupakan anak didik dari berbagai sanggar al Sanggar Aek Nauli Silalahi III, Sanggar Sipitu Huta Bercerita, Sanggar Alpa, Sanggar Seni Nggara Simbelin, Sanggar tari Mbuah Page Dokan, Sanggar Seni Arih Ersada Dokan, Sanggar Seni Gung Leto , fasilitator penyelenggara Sanggar Sitopak Sada dan PLOT.
Turut hadir mendampingi kegiatan penggiat budaya Karmila boru Karo dan Carli Berutu (Pakpak Barat) mewakili kemendikbud Ristek menutup pelatihan. (Sultan Saragih)







