Media Sumatera, Online. Muara Enim– Hari ini, setiba di Sumatera Selatan Airlangga Hartarto melakukan penanaman perdana dan peremajaan sawit rakyat dalam rangkaian Hari Lahir Nahdlatul Ulama yg ke-99 di Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.

Dalam peringatan hari lahir yang ke-99 ini, NU mengoptimalisasikan pendampingan kepada petani sawit berkelanjutan dengan melakukan temu petani dan halaqah sebagai upaya rembug bersama untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Hal ini sejalan dengan prioritas pemerintah dengan Program Peremajaan Sawit (PSR) untuk menjamin terwujudnya keberlanjutan industri sawit di Indonesia.
Hadir pula Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf, Gubernur Sumsel Bapak Herman Deru, Menteri Perindustrian Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil
Menteri Perdagangan Bapak Jerry Sambuaga dan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Bapak Eddy Abdurrachman.

Halaqah dan Temu Tani Kelapa Sawit NU ini dilaksanakan di atas sekitar 317 hektar kebun sawit dengan melibatkan sekitar 300 lebih kelompok tani yang hadir dan mendapatkan penyuluhan terkait replanting.
Semoga melalui kegiatan ini selaras dengan semangat jelang satu abad NU yang bertemakan ‘Merawat Jagat Membangun Peradaban’, maka harapannya tata kelola perkebunan sawit rakyat dapat lebih menyentuh kearifan lokal dan berkelanjutan. Sehingga praktik pendampingan di lapangan lebih produktif, optimal, dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya petani, menjadi kolaborasi antara negara dan masyarakat sipil.







