Jumat, 9 Oktober 2020 9:47 WIB

ALIANSI BURUH SUMATERA SELATAN, TOLAK UU CIPTA LAPANGAN KERJA YANG TAK PRO BURUH

Oleh : | Editor :
Dibaca :938 kali dibaca | Durasi baca : 2 Menit

MEDIASUMATERA.ID – PALEMBANG : ALIANSI BURUH SUMATERA SELATAN , Menyikapi disahkannya UU CIPTA LAPANGAN KERJA oleh DPR menjadi lonceng kematian bagi gerakan buruh dan organisasi buruh di Indonesia. Dalam Conferensi pers yang di fasilitasi oleh Disnaker Prov Sumatera Selatan, (Kamis, 08.10.20)

Dalam Conferensi pers tersebut, ALIANSI BURUH SUMATERA SELATAN yang diwakili oleh Dewan Pengurus Cabang Federasi Buruh Indonesi Kota Palembang, menegaskan , Cluster Ketenagakerjaan sebagai bagian UNDANG – UNDANG CILAKA yang memberikan ruang besar kepada para Kapitalis untuk menindas kelas buruh secara legal atas nama UU perlindungan perundangannyang baru saja di sahkan, Upah murah, status kerja kontrak, jaminan upahnyang tidak pasti, kebebasan berserikat akan terkekang, ini semua merupakan menjadi momok yang menakutkan bagi para Buruh/Pekerja di Indonesia.

Sarlin Lumban Gaol, Ketua DPC FBI Kota Palembang, menegaskan, ” Upaya perlawanan penolakan organisasi buruh terhadap RUU CILAKA hingga disahkannya UU CILAKA ternyata tidak di dengar oleh Pemerintah dan DPR, suara buruh yang yang jumlahnya mencapai 62 jt jiwa ternyata tidak cukup mengetuk hati para wakil rakyat untuk bisa menolak dari awal RUU CILAKA. Banyak terjadi pergolakan darj seluruh elemen buruh yang ada , hal ini bisa dilihat dari fakta bahwa UU CILAKA yang dibuat Pemerintah dan DPR tidak pro Buruh dan cenderung menghisap keringat buruh dan menindas Buruh/Pekerja.”
ALIANSI BURUH SUMATERA SELATAN, TOLAK UU CIPTA LAPANGAN KERJA YANG TAK PRO BURUHSarlin Lumban Gaol juga mengatakan, untuk menyikapi realitas yang ada, maka kami seluruh buruh/ pekerja yang tergabung dalam ALIANSI BURUH SUMATERA SELATAN yang selama ini turut dan telah berjuang menolak RUU CILAKA melalui aksi-aksi Demokrasi serta memberi masukan kepada Gubernur dan DPR belum membawa hasil maksimal untuk perjuangan buruh/pekerja, yang dimana pada dasarnya kami meyakini bahwa pemerintah akan mendengarkan seruan dan penolakan dari para buruh/pekerja ketika RUU CILAKA di usulakan pertama kalinya ke DPR oleh Pemerintah. Tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Ajak Masyarakat Muba Berperan Dalam Aksi WCD.

ALIANSI BURUH SUMATERA SELATAN, yang diwakili oleh Ketua DPC FBI Kota Palembanag berharap Ke Pemerintah terkhusus untuk Bapak Presiden Republik Indonesia dapat mendengarkan dan bersikap bijaksana terhadap suara buruh yang selama ini motor pengerak ekonomi nasional. (jh)

Komentar

News Feed