PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Dalam suasana yang penuh hikmat akan Kasih Allah, dimana jemaat khusus Immanuel Pematangsiantar melaksanakan Ibadah pada hari Minggu tanggal 11 Mei 2025 merayakan Minggu Jubilate, yang artinya “Bersorak-sorailah!”, sebagai ajakan untuk memuji Tuhan dalam sukacita sejati. Ibadah ini dipimpin oleh Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th, mengangkat tema “Allah Menggembalakan Umat-Nya” yang diambil dari firman Tuhan dalam Yehezkiel 34:11–16.
“Sesungguhnya, Aku sendirilah yang akan memperhatikan dan mencari domba-domba-Ku…” (Yeh. 34:11).
Dalam khotbahnya, Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th menyampaikan bahwa dunia saat ini tengah mengalami krisis simpati dan kepedulian. Di tengah masyarakat yang semakin individualis dan penuh kebencian, Allah menunjukkan kasih-Nya yang tidak berubah, Ia mencari yang hilang, menyembuhkan yang sakit, dan memulihkan yang remuk. “Tuhan tidak hanya hadir di altar, tetapi turun ke padang kehidupan kita untuk menggembalakan dengan kasih,” ujarnya.
Namun, di tengah dunia yang keras hati, Allah tetap setia menggembalakan umat-Nya. Ia turun tangan langsung, membawa pemulihan dan kasih bagi umat-Nya.
Kasih Gembala di Tengah Dunia yang Tawar Hati.
Dalam khotbahnya, Pdt. Tubiran menyoroti realitas dunia yang tengah mengalami krisis simpati dan kepedulian. Masyarakat semakin individualis, dan wajah umum zaman ini adalah kebencian, sinisme, dan egoisme. Namun, Allah tetap setia:
Ia mencari yang hilang,
Menyembuhkan yang sakit,
Memulihkan yang remuk.
“Tuhan tidak hanya hadir di altar,” ujar beliau, “tetapi turun ke padang kehidupan kita untuk menggembalakan dengan kasih”.

Tahun Yobel: Gambaran Kasih dan Keadilan Allah.
Refleksi hari ini juga membawa kita pada semangat Tahun Yobel, yaitu tahun ke-50 dalam tradisi Israel di mana terjadi pembebasan besar-besaran:
Semua hutang dihapuskan,
Semua budak dibebaskan,
Semua tanah dikembalikan ke pemilik asal.
(Ref: Imamat 25:10)
Tahun Yobel adalah simbol kasih yang memerdekakan dan keadilan yang menyamakan.
Yesus Kristus datang untuk menggenapi makna Yobel secara rohani:
“Roh Tuhan ada pada-Ku… untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan…” (Lukas 4:18)
Keadilan dalam Kepedulian: Memberi dan Menerima dengan Hati yang Benar
Allah memanggil umat-Nya untuk hidup dalam kasih yang adil:
Yang miskin memberi dari ketulusan,
Yang kaya memberi dari kelimpahan.
Namun semua persembahan dihargai sama oleh Allah, karena nilai ditentukan oleh sikap hati, bukan jumlah.
Begitu juga dalam menerima, bukan dengan serakah, tetapi dengan syukur dan seperlunya.
“Tidak ada orang yang berkekurangan dan tidak ada orang yang berkelebihan…”
(2 Korintus 8:13–15)
Inilah kasih yang adil: bukan soal jumlah, tapi soal sikap hati.
Dunia yang adil tidak dibangun oleh aturan semata, tetapi oleh kasih yang hidup dalam tindakan nyata.
Ajakan untuk Bertindak: Hidupi Kasih Gembala
Minggu Jubilate bukan hanya ajakan untuk bersukacita karena dikasihi, tetapi juga menjadi saluran kasih itu bagi sesama. Dunia tak butuh lebih banyak penghakiman, tetapi lebih banyak:
Simpati,
Pengampunan,
dan Kasih nyata.
“Aku bersukacita dalam Tuhan!” (Yesaya 61:10)
Mari hidupi kasih Sang Gembala Agung dalam keseharian:
Ampuni yang bersalah,
Peduli kepada yang lemah,
Lepaskan dendam dan iri,
Bawalah damai di tengah kekacauan dunia.
Liturgi dan Warta Jemaat
Susunan liturgis dibacakan dengan khidmat oleh Inang Pnt. R br. Tobing, sementara Warta Jemaat disampaikan oleh Inang Pnt. D br. Gultom yang mengumumkan pembentukan Panitia Teknis Periodisasi Majelis Jemaat, dengan susunan sebagai berikut:
Ketua merangkap anggota:
Bapak Victor Asido Elyakim P, S.Kom., M.Kom.
Sekretaris merangkap anggota:
Bapak Christian Daniel Hermes Sidabutar, S.H., M.Kn.
Anggota:
1. Drs. J. Manullang
2. Henfri Tumpal Pasaribu, S.E., M.Si
3. Gokma Sartono Nainggolan, S.H.
4. Dahlia Julinar Sidabutar, S.Kep
5. Sri Nurhayati Siregar, S.Pd
Panitia ini akan bertugas mempersiapkan proses periodisasi kepemimpinan Majelis Jemaat secara tertib, adil, dan penuh hikmat. Jemaat diundang untuk mendukung dengan doa dan partisipasi aktif.

Refleksi dan Harapan
Ibadah ini menjadi momen reflektif sekaligus penuh harapan. Semangat Tahun Yobel yang mengajarkan kasih, pembebasan, dan keadilan—dihidupi kembali dalam pesan-pesan khotbah.
“Dunia tidak butuh lebih banyak penghakiman, tetapi lebih banyak pengampunan dan kasih”.

Bagi jemaat dan donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan bagi renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar, dapat menyalurkan donasi melalui:
Rekening Donasi:
🏦 Bank: Bank SUMUT
💳 Nomor Rekening: 22002040465521
📌 Atas Nama: PANPEM GKPI JK Immanuel
Setiap dukungan yang diberikan, baik besar maupun kecil, akan sangat berarti bagi pembangunan rumah Tuhan. Tuhan memberkati setiap tangan yang memberi dengan sukacita.
“Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kita lebih besar dari segala allah. Tetapi siapakah yang mampu mendirikan rumah bagi-Nya, karena langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku mampu mendirikan rumah bagi-Nya, kecuali hanya untuk membakar korban di hadapan-Nya?”
(2 Tawarikh 2:5-6)
Soli Deo Gloria.
(VIP)







