Angkatan Yang Jahat

Angkatan Yang Jahat

SEMANGAT PAGI, mediasumatera.id – apakah Anda sehat dan bahagia? Jangan lupa untuk selalu bersyukur. Sebab, dengan selalu bersyukur, hidup kita akan semakin bahagia.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukad 11: 29 – 32, yakni tentang tanda Yunus. Yunus merupakan tanda bagi orang-orang Niniwe. Pertanyaannya adalah Yunus menjadi tanda apa bagi orang-orang Niniwe? Yunus menjadi tanda pertobatan bagi orang-orang Niniwe. Sebab, orang-orang Niniwe bertobat, waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus dan Yesus lebih besar daripada Yunus. Yang anehnya, walaupun Yesus, lebih daripada Yunus, namun orang-orang Yahudi tidak juga bertobat, malahan mereka menuntut suatu tanda dari Yesus. Yesus kesal, dengan menyebut mereka angkatan yang jahat.

Mengapa Yesus menyebut mereka sebagai angkatan yang jahat? Karena mereka memiliki hati dan pikiran yang jahat dan buta. Mereka jahat dan buta, karena Yesus sudah banyak melakukan berbagai mukjizat ditengah-tengah mereka, yang menunjukkan bahwa Ia adalah tanda nyata Allah hadir di dunia. Namun, orang-orang Yahudi tidak mampu melihat-Nya, hati dan pikiran mereka jahat dan buta. Oleh karena itu, Yesus berkata: ” _angkatan ini adalah angkatan yang jahat_“. Sebab, walaupun Yesus sudah melakukan berbagai mukjizat, namun mereka tidak pernah percaya dan tidak mau bertobat.

Bagaimana dengan kita? Adakah kita menuntut dari Yesus? Ingatlah, Yesus adalah tanda nyata melalui sakramen-sakramen di dalam Gereja, teristimewa lewat sakramen ekaristi, melalui tubuh dan darah-Nya. Jadi, Yesus sungguh-sungguh hadir dalam perayaan ekaristi. Dia adalah tanda nyata kehadiran Allah. Jika kita masih ragu, maka kita akan disebut sebagai angkat yang jahat.

Semoga kita sungguh-sungguh beriman dan percaya, bahwa Dia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia. Mudah-mudahan.