OGAN ILIR, mediasumatera.id – Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, S.H., M.H., menghadiri acara pelantikan Ketua beserta seluruh pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Ogan Ilir periode 2026–2029. Kegiatan berlangsung Rabu (5/8/2026) di Gedung Pendopo Perkantoran Tanjung Senai, Indralaya.

Dalam sambutannya, Bupati Panca Wijaya Akbar menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar kepada kepengurusan yang baru saja dilantik.
“Selamat kepada Ketua dan pengurus PWI serta IKWI Ogan Ilir. Semoga menjadi pemimpin yang lebih baik. Dalam setiap pekerjaan tentu masih ada kekurangan, namun pastikanlah senantiasa berbuat yang terbaik. Jangan mudah terpengaruh kehendak pihak lain, tetaplah teguh pada pendirian demi mensejahterakan seluruh pengurus dan anggota,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti keterbatasan kehadiran Camat pada acara tersebut, dan mengimbau rekan-rekan wartawan untuk lebih sering menjalin silaturahmi ke kantor kecamatan guna mempererat kedekatan.
“Saya tidak membeda-bedakan setiap awak media yang ada di Ogan Ilir. Saya berharap kalian menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Baik buruknya kinerja pemerintah sangat bergantung pada peran media, sajikanlah pemberitaan yang berimbang,” tambahnya.

Ketua PWI Provinsi Sumatera Selatan, Kurnaidi, S.T., dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, dan kekompakan organisasi. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan berkelanjutan, serta tetap menjaga nama baik organisasi di tengah perkembangan media digital.
“Di tubuh PWI, saya tidak menginginkan organisasi ini sekadar bergerak layaknya organisasi kemasyarakatan biasa, melainkan tetap berdiri teguh sebagai wadah profesi jurnalistik,” tegas Kurnaidi.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Ogan Ilir yang baru dilantik, Heri Kusnadi, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga marwah profesi.
“Ini adalah amanah besar bagi kami untuk senantiasa menjaga profesi tetap profesional, independen, dan selalu menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik,” pungkas Heri Kusnadi.
(Junai)







