Senin, 6 Desember 2021 13:17 WIB

Cagar Budaya Kawah Tengkurap, sangat ” Memprihatinkan “

Oleh : | Editor : Fitriani
Dibaca :595 kali dibaca | Durasi baca : 1 Menit
Media Sumatera, online. Palembang – ” Keberadaan salah satu Cagar Budaya yang ada di Kota Palembang ini, tepatnya di Kelurahan 3 Ilir Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, yaitu Komplek Pemakaman Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo atau lebih dikenal dengan nama Kawah Tengkurap dengan Luas 1,5 ha, kondisinya sekarang ini, sangatlah memprihatinkan ” ujar Irwan.
Cagar Budaya Kawah Tengkurap, sangat " Memprihatinkan "
Irwan sebagai Juru Kunci dengan status Honda ( Honor Daerah ) menyampaikan ke media ini ( 03/12/2021 ), telah bertugas selama sebelas tahun, sangat berharap dari pemerintah atau Instansi terkait untuk dapat merenovasi komplek pemakaman ini, seperti Gapura pintu masuk yang kurang lebar sehingga kendaraan bus yang sering dipakai pengunjung dari luar daerah tidak dapat masuk, bangunan untuk petugas Loket di samping Gapura yang sejak dibangun hingga kini tidak berfungsi, WC umum yang rusak, pohon pohon besar yang sudah sangat tua dan bisa menimbulkan bahaya bagi peziarah dan pengunjung apabila patah, akar akar pohon yang merusak pagar dan dinding bangunan, genteng bocor hampir di seluruh bangunan, cat yang sudah memudar, juga hampir seluruh makam baik yang diluar maupun didalam gedung yang sangat kurang perawatan, sangatlah tidak layak sebagai Cagar Budaya, tutur Irwan.
Sebagai Juru kunci, ia juga berharap kepada pemerintah atau Instansi terkait untuk menambah tenaga minimal empat orang untuk merawat komplek pemakaman Kawah Tengkurap ini, tutupnya.
Cagar Budaya Kawah Tengkurap, sangat " Memprihatinkan "
Senada dengan apa yang disampaikan Irwan, salah seorang warga jalan Ogan Bukit Besar, juga salah satu dzuriat Sultan, ibu Lisda, Menambahkan dengan kondisi Kawah Tengkurap sekarang, ” sangatlah memprihatinkan “. Lumut lumut dan cat yang memudar hampir disetiap dinding gedung, akses jalan menuju lokasi yang banyak lubang dan kurang rapinya jalan di dalam komplek pekuburan, serta pepohonan yang sudah tua, sangatlah butuh perbaikan dan perawatan, harapnya. ( REN/MS )
Baca Juga :  Anggota Komisi V DPR RI H Eddy Santana Putra Kunker ke SMKN 2, SMKN 5 dan SMA 11 terkait  peninjauan Pembangunan Sekolah

Komentar