Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Literasi dan Kreativitas Masyarakat

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Literasi dan Kreativitas Masyarakat

PEMATANGSIANTAR – mediasumatera.id – Perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan dan membaca buku. Di tengah perkembangan teknologi digital yang begitu cepat, perpustakaan dituntut menjadi ruang belajar, berbagi pengetahuan, mengembangkan kreativitas, sekaligus membangun budaya literasi di tengah masyarakat.
Semangat tersebut turut terlihat melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar, yang berlangsung mulai 1 Juli hingga 31 Juli 2026.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Literasi dan Kreativitas Masyarakat

Lima mahasiswa Prodi Sistem Informasi STIKOM Tunas Bangsa, yakni Michael Sergio Vernandez Sinurat, Agin Dinata, Teguh Hady Nurwahid, Rizky Adiny Syakira Saragih dan Ahmad Alhafis Sani, mengikuti kegiatan PKL sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus kesempatan untuk mengenal secara langsung dunia kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Yang menarik, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas mahasiswa di tempat PKL. Dosen STIKOM Tunas Bangsa, Bapak Victor Asido Elyakim P., S.Kom., M.Kom., turut turun langsung memberikan bimbingan, arahan dan pendampingan kepada para mahasiswa selama menjalankan kegiatan.
Pendampingan tersebut menjadi bagian penting agar mahasiswa tidak hanya menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga mampu memahami bagaimana ilmu dan keterampilan yang diperoleh di bangku perkuliahan dapat diterapkan dalam lingkungan kerja pemerintahan dan pelayanan publik.

Disambut Baik Kepala Dinas
Kehadiran mahasiswa STIKOM Tunas Bangsa mendapat sambutan baik dari Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar, Ir. Christina Risfani Sidauruk.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Literasi dan Kreativitas Masyarakat

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk ikut mengenal, memahami dan berkontribusi dalam pengembangan literasi di Kota Pematangsiantar.
Kegiatan PKL juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai bagaimana sebuah instansi pemerintah menjalankan pelayanan, mengelola informasi, serta melaksanakan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan perpustakaan dan kearsipan.

Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk belajar langsung di lapangan. Sementara bagi instansi, kehadiran mahasiswa dapat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat dengan dunia pendidikan.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Literasi dan Kreativitas Masyarakat

Dosen Ikut Turun Langsung Membimbing Mahasiswa

Dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan Bapak Victor Asido Elyakim P., S.Kom., M.Kom. turut aktif melakukan pembimbingan baik secara langsung maupun disaat mahasiswa membutuhkan saran dan masukan. Apalagi beliau sangat dikenal dikalangan Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Beliau memberikan arahan kepada Michael Sergio Vernandez Sinurat, Agin Dinata, Teguh Hady Nurwahid, Rizky Adiny Syakira Saragih, dan Ahmad Alhafis Sani agar selama mengikuti PKL mereka dapat menjaga kedisiplinan, etika, tanggung jawab, serta mampu memahami lingkungan kerja secara profesional.
Pendampingan dosen secara langsung juga diharapkan dapat menjembatani antara teori yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti perkuliahan dengan kondisi nyata yang mereka temukan di lapangan.
“Mahasiswa harus mendapatkan pengalaman langsung. Apa yang dipelajari di kampus harus dapat dipahami bagaimana penerapannya ketika mereka berada di dunia kerja dan berhadapan dengan masyarakat,” demikian semangat pembimbingan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Literasi dan Kreativitas MasyarakatDinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Literasi dan Kreativitas Masyarakat

Kampus dan Pemerintah Bersama Bangun Literasi
Kolaborasi STIKOM Tunas Bangsa dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar menjadi contoh bahwa peningkatan literasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia dan generasi muda yang dapat memberikan ide serta kreativitas. Pemerintah memiliki fasilitas dan program pelayanan masyarakat. Sementara masyarakat merupakan pihak yang akan menerima manfaat langsung dari berkembangnya budaya literasi.
Jika ketiganya dapat terus bersinergi, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat menyimpan koleksi buku, tetapi berkembang menjadi ruang bertemunya pengetahuan, teknologi, kreativitas dan masyarakat.

Bagi Mahasiswa STIKOM Tunas Bangsa yang melaksanakan PKL ini menjadi pengalaman selama satu bulan tersebut tentunya bukan hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk mengenal dunia kerja secara nyata.

Sedangkan bagi STIKOM Tunas Bangsa dan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi pendidikan dan pemerintahan dalam mempersiapkan generasi muda sekaligus menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap dunia baca.
Dari perpustakaan, ilmu dibaca. Dari kampus, ilmu dipelajari. Dan melalui kolaborasi, ilmu diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat.
(VIP)